SIGN IN YOUR ACCOUNT TO HAVE ACCESS TO DIFFERENT FEATURES

FORGOT YOUR PASSWORD?

FORGOT YOUR DETAILS?

AAH, WAIT, I REMEMBER NOW!

UPS Power

  • Product
    • Power
      • Uninterruptible Power Supply
        • Data Center and Facility 3 Phase UPS
        • Network and Server
    • Cooling
      • Air Economizers
      • Close Coupled Air Conditioners
      • Containment and Air Distribution
      • Room Air Conditioners
    • Security And Environmental Monitor
      • Security and Environmental Appliances
      • Sensors / Cameras / Licenses / Accessories
    • Racks And Accessories
      • Racks and Enclosures
      • Rack and Enclosure Accessories
    • Power Distribution
      • Row 3 Phase Power Distribution
      • Rack Power Distribution
      • Room Power Distribution
      • Transfer Switches
  • Services
    • Maintenance
    • Install
    • Operate
    • Renew
    • Product Based Service
  • About Us
    • Blog
    • Contact Us
  • Promo
EMAIL US!
  • Home
  • Berita
  • Archive from category "Berita"
  • (
  • Page 5
  • )
 

Category: Berita

UPS Rusak, Perbaiki atau Ganti Baru?

Rabu, 31 Juli 2019 by hadi s
Ganti Smart ups apc

UPS kita gunakan sebagai backup cadangan tenaga listrik agar sebuah perangkat seperti komputer tetap dapat tetap digunakan ketika terjadi gangguan hingga pemadaman listrik. Ketika perangkat  ini tidak berjalan semestinya atau rusak, tentu akan merugikan kita. Lalu ketika rusak, apakah kita akan memilih untuk  memperbaiki perangkat  tersebut?  Atau malah langsung menggantinya dengan produk yag baru.

Pertanda UPS rusak dan harus diganti

Perangkat UPS digunakan mulai  dari komputer rumahan hingga perangkat cadangan perusahaan bahkan data center. Hal ini dilakukan agar perangkat yang kita gunakan dapat memberikan waktu bagi kita untuk menyimpan fiile-fiile yang dibutuhkan ketika terjadi pemadaman.

Selain itu, bagi skala yang lebih  besar seperti perusahaan, perangkat ini berfungsi untuk melindungi perangkat  dari gangguan tegangan listrik yang berpotensi merusak komponen alat elektonik.

Ada berbagai pertanda yang menunjukkan bahwa UPS Anda rusak dan tidak dapat digunakan kembali. Salah satu  kerusakan komponen yang paling sering terjadi adalah rusaknya komponen baterai.

Hal ini wajar saja, karena komponen baterai pada UPS selalu standby dan mengisi daya  kembali ketika daya yang tersedia telah habis digunakan. Bahkan, biasanya baterai UPS ukuran rumahan dapat habis dalam waktu setahun.

Ada berbagai tanda kerusakan sebuah UPS. Salah satunya tentu saja bila UPS  tersebut tidak dapat dinyalakan atau mengisi daya kembali setelah digunakan ketika ada pemadaman listrik. Bila hal tersebut yang terjadi, tentu saja kita bisa memastikan bahwa ada kerusakan yang terjadi pada komponen baterai..

Cara memperbaiki UPS dengan  Mengganti Baterai

Untuk cara  mengganti baterai UPS rumahan sendiri cukup mudah, lantaran ukurannya yang tidak terlalu besar dan komponennya yang tidak terlalu banyak. Apalagi kita hanya membutuhkan sedikit alat  seperti obeng untuk membongkarnya.

Yang perlu dilakukan hanyalah membuka baut dan cover plastiknnya lalu lepas kabel yang terhubung ke baterai lama. Setelah itu persiapkan baterai baru, dan ganti baterai yang rusak dengan baterai tersebut.

Jangan lupa untuk memasang kembali kabel yang menghubungkan dengan baterai sesuai dengan baterai sebelumnya. Ketika UPS dihidupkan lampu indikator menyala, berarti UPS sudah siap untuk digunakan kembali.

Namun, terkadang meski sudah dilakukan penggantian baterai, perangkat UPS masih tidak bisa dinyalakan sebagaimiana mestinya. Jika hal tersebut yang terjadi, maka ada kerusakan pada komponen selain baterai. Hal ini tentu akan membuat kita kerepotan apabila ingin memperbaikinya lantaran komponen untuk UPS terkadang sulit untuk kita dapatkan.

Ganti UPS dengan Tukar tambah di APCIndonesia.id

Hal ini membuat kita berpikir untuk mempertimbangkan tukar tambah perangkat UPS kita dengan produk yang terbaru dan terupdate. Apalagi  perangkat UPS kita dapat diganti dengan produk dari APC by Schneider Electric. Banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan apabila menggunakan produk dari brand ini dibandingkan brand UPS lainnya. Salah satunya adalah jaminan ketahanan baterai hingga dua tahun. Segera  hubungi sales consultant kami untuk info selengkapnnya.

APc SchneiderbateraigantiservisSmart upsUPS
Read more
  • Published in Berita
No Comments

Ini Pertanda UPS Anda Sudah Waktunya Diganti

Selasa, 23 Juli 2019 by hadi s
UPS perlu diganti

Saat membeli sebuah perangkat UPS, tentunya kita berharap jika perangkat tersebut dapat membackup daya bagi  berbagai  perangkat elektronik yang digunakan. Namun bagaimana jadinya apabila perangkat ini tidak dapat bekerja ketika dibutuhkan?  Apa saja pertanda kerusakan dari UPS? Setelah mengetahui hal ini, mungkin waktunya Anda mempertimbangkan untuk mengganti perangkat UPS  Anda dengan yang baru.

Secara sederhana, kinerja dari sebuah perangkat UPS ditentukan oleh beberapa komponen initi, yaitu inverter, baterai, baterai charger, rectifier dan transfer switch. Maka ketika ada kerusakan pada kompoinen ini, tidak heran apabila UPS mengalami kerusakan seperti error hingga bahkan tidak bisa dipakai sama sekali.

UPS Berbunyi terus menerus

UPS yang berfungsi secara normal biasanya hanya berbunyi apabila terjadi pemutusan aliran listrik. Namun bila bunyi tersebut terus menerus berbunyi ketika peralatan baru dinyalakan, maka dipastikan ada kegagalan atau error pada sistem UPS. Untuk menanggulangi hal ini, cukup lakukan restart perangkat dengan mencabut kabel power dan melepaskan baterainya, lalu pasang dan hidupkan tanpa baterai selama beberapa menit. Setelah itu, pasang kembali  kabel power dan hidupkan UPS kembali beserta baterai yanng tadinya dilepas.

Baterai UPS menggelembung

Ketika kita membeli sebuah perangkat UPS, pastikan produk tersebut masih baru dan belum pernah dipakai dalam jangka waktu yang lama. Karena, bila kita hanya asal saja ketika memilih UPS, bisa saja kita menemukan kinerja yang sudah tidak bagus lagi pada UPS tersebut.

Hal ini bisa saja diakibatkan karena adanya baterai yang menggelembung hingga sampai retak. Ketika hal ini terjadi, tentu yang harus dilakukan pertama kali  adalah melakukan penggantian baterai sesegera mungkin. Jangan lupa untuk mengecek  apakah komponen charger bekerja dengan baik. Karena apabila terdapat masalah, perangkat ini dapat menimbulkan overcharging dan baterai Anda dapat rusak dalam waktuu yag lebih singkat.

UPS tidak menyala ketika listrik padam

UPS tidak menyala padahal listrik padam, ada dua komponen yang munngkin saja menjadi penyebabnya. Yang pertama adalah baterai yang sudah tidak bisa menyimpan daya, atau bahkan komponen detektor yang  tidak menyadari adanya pemadaman, sehingga inverter urung bekerja dan UPS tidak menyala. Kelebihan beban UPS juga bisa menjadi penyebab terjadinya hal tersebut.

Baru ganti baterai tetapi tetap tidak bisa Menyala

Saat sudah melakukan penggantian baterai namun tidak ada arus listrik yang masuk, kemungkinan besar permasalahan ada di komponen blok inverter. Sementara jika sempat bisa dinyalakan namun beberapa hari kemudian sudah tidak bisa dipakai kembali, berarti permasalahan ada pada blok charger.

Body UPS Panas atau Menyetrum

UPS yang normal, biasanya berjalan ada suhu  yang hangat, mulai dari 0 hingga 40 derajat Celcius. Ketika kita perkirakan ada di atas itu berarti ada sesuatu yang salah pada UPS. Bisa jadi adanya load yang terlalu besar yang ditanggung oleh UPS, bisa juga karena adanya kerusakan pada sparepart UPS. Bila menyetrum, maka diperkirakan ada kabel terkelupas di dalam UPS atau bisa jadi belum adanya pemasangan kabel grounding.

Saat seperti sekarang ini, banyak sekali jenis produk UPS  yang kini beredar di pasaran baik berbeda topologi ataupun teknologinya. Bila Anda mencari  UPS yang berkualitas dan memiliki jaminan kualitas internasional, pilih produk dari  APC by Schneider Electric yang dikenal paling terdepan dalam teknologi yang satu ini. Segera hubungi sales kami untuk info selengkapnya!

bateraidayaerrorgroundingkerusakanschneider electricUPS
Read more
  • Published in Berita
No Comments

3 Alasan Penting untuk menggunakan UPS

Kamis, 18 Juli 2019 by hadi s
Memakai UPS

Ketika mengambil keputusan untuk membangun sebuah infrastruktur IT, bukan hanya berbagai peralatannya saja, tetapi kita juga harus memikirkan cadangan daya agar perangkat tersebut dapat berjalan dengan maksimal.

Salah satu perangkat cadangan daya tersebut adalah Uninterruptible Power Supply atau yang kita kenal juga dengan UPS. Setidaknya ada 3 alasan penting bagi kita untuk menggunakan UPS pada infrastruktur IT yang kita kelola.

Bagaimana UPS Bekerja

Untuk memahami apa itu UPS dan bagaimana peralatan tersebut bekerja, kita harus mengetahui terlebih dahulu. Bahwa secara sederhana, UPS adalah perangkat baterai yang dapat digunakan sebagai penyalur daya cadangan apabila terjadi gangguan terhadap daya. Sehingga peralatan elektronik hingga infrastruktur IT dapat di Shutdown dengan waktu yang diperlukan.

Ketika daya listrik sudah berangsur dengan normal, sebuah UPS kembali mengisi daya kembali hingga penuh dan siap digunakan lagi ketika dibutuhkan.

Selain itu, UPS juga dapat berfungsi sebagai perangkat yang dapat membuat tegangan yang mengalir ke perangkat elektronik lebih stabil.

UPS Membebaskan Anda Kekhawatiran akan Bencana Alam

Tinggal di negara yang begitu rentan akan bencana alam membuat kita harus memperkirakan  kemungkinan terburuk saat mempersiapkan infrastruktur IT.

Karena itu tidak ada salahnya apabila kita melengkapi infrasturuktur IT tersebut dengan perangkat UPS agar ketika suatu saat terjadi bencana dan terjadi pemutusan daya, peralatan tetap dapat tetap shutdown dengan normal.

UPS menjadi Solusi Gangguan Daya

Lantaran jarak yang begitu jauh dari pembangkit listrik, baik tenaga air ataupun uap, tidak heran apabila seringkali terjadi gangguan listrik seperti noise, under voltage ataupun power sags. Bila hal ini terjadi terus menerus, tentu akan berakibat buruk bagi perangkat elektronik dalam infrastruktur IT yang dibangun.

Perangkat seperti Data Center, infrastruktur IT hingga sistem keamanan tentu dapat terdampak oleh gangguan daya tersebut.

Apalagi kita mengetahui kalau peralatan-peralatan tersebut tidak dibeli dengan harga yang murah. Maka dari itu, peranan sebuah UPS begitu vital.

UPS dapat melindungi data Bisnis Anda

Bila kita membiarkan infrastruktur IT berjalan tanpa adanya perangkat UPS, maka berbagai hal akan mengancam. Mulai dari kurang puasnya customer akibat respon kita yang tertunda dikarenakan gangguan daya, hingga adanya risiko kehilangan data yang penting karena pemadaman yang berlangsung secara tiba-tiba.

Mengetahui 3 alasan tersebut, tentu penting bagi kita untuk mempersiapkan infrastruktur IT, Data Center, maupun security center dengan perangkat UPS yang mendukung perangkat-perangkat tersebut.

Tentunya kita tidak ingin apabila perangkat yang kita beli dengan harga yang cukup mahal tersebut memiliki waktu pakai yang singkat. Hanya dikarenakan kita tidak  melengkapinya dengan perangkat  UPS yang dapat memaksimalkan kinerja dan usia pakai dari perangkat tersebut.

Lalu apakah Anda masih bingung dnegan spesifikasi perangkat UPS yang dibutuhkan? Segera hubungi tim APCIndonesia.id yang menyediakan perangkat UPS dengan spesifikasi yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan dan budget perusahaan Anda. Tunggu apalagi, hubungi saja sales kami dengan klik icon logo whatsapp di bawah ini.

alasanbateraicadangandayapemadamansementaraUPSvolt
Read more
  • Published in Berita
No Comments

5 Cara Dalam Memilih Merk dan Tipe UPS

Senin, 08 Juli 2019 by hadi s
5 Cara Memilih Merk dan Tipe UPS

Dalam dunia infrastruktur IT, kebanyakan peralatan bergantung kepada aliran listrik. Apabila ada gangguan atau putusnya sambungan, tentu akan membuat kerugian kepada alat tersebut. Bahkan, yang lebih buruk lagi dapat menciptakan kerugian dalam perusahaan.

Untungnya, seiring dengan perkembangan zaman, muncul sebuah peralatan yang diciptakan khusus untuk menangani masalah tersebut. Peralatan itu kita kenal dengan UPS atau sistem catu daya tak terputus

Untuk memenuhi permintaan pasar akan problem aliran, banyak sekali merk dan tipe UPS yang ada di pasaran. Hal ini membuat  kita  seringkali bingung harus  memilih versi seperti apa yang cocok dengan kebutuhan kita. Maka dari itu , ikuti 5 langkah ini untuk mengetahui UPS yang sesuai dengan kebutuhan!

Apa itu Sistem UPS? 

UPS, secara sederhananya adalah sebuah baterai yang memiliki sistem tertentu untuk tetap menyalurkan tenaga cadangan ketika terjadi masalah pada aliran listrik yang dipasok ke peralatan  yang digunakan. Bahkan, cadangan baterai  ini memiliki kemampuan untuk memasok daya  yang cukup lama bagi kita untuk mematikan peralatan sesuai dengan prosedur ketika daya listrik terputus.

Tujuan dari adanya perangkat ini tentu saja untuk memberikan waktu bagi kita menyimpan data yang dibutuhkan dan mencegah hilangnya data  dan kerusakan yang dialami pada perangkat yang  digunakan. Bukan hanya itu saja, dengan menggunakan UPS, kita  dapat terlindung dari lonjakan arus atau arus yang tidak stabil yang dapat mengurangi usia pakai dari peralatan yang digunakan.

Mengapa Kita membutuhkan UPS? 

Jika terjadi pemadaman listrik, UPS langsung mengalihkan daya ke sumber baterai untuk menyediakan cadangan daya bagi peralatan listrik. Waktu Daya tahan baterai dapat beragam menurut sistem dan tergantung pada seberapa besar daya yang kita  gunakan.

Cadangan baterai memberikan kita  waktu untuk mematikan peralatan yang sensitif, server, atau bahkan video game tanpa kehilangan data atau kemajuan. Sistem UPS yang lebih modern juga memberikan perlindungan tertentu untuk masalah daya lain yang

Apa saja Jenis UPS yang Tersedia? 

Sistem UPS memiliki tiga topologi atau kategori berbeda, berdasarkan pada jenis perlindungan ada Tiga topologi yaitu Standby, Line-Interactive, dan Double-Conversion.

1. Ketahui Problem Tegangan yang dihadapi

Di bawah ini adalah definisi masalah daya yang umum dihadapi oleh peralatan listrik:

  • Surge – Lonjakan listrik yang singkat namun intens, yang biasanya disebabkan oleh petir. Lonjakan dapat merusak dan menghancurkan elektronik, dan “lonjakan listrik” yang intens atau lonjakan tegangan dan arus merusak papan sirkuit dan komponen.
  • Blackout – Pemadaman listrik yang berlangsung mulai dari detik hingga hari. Ini paling sering disebabkan oleh cuaca buruk, kekurangan daya listrik, kecelakaan, dan kegagalan jaringan listrik.
  • Brownout – Penurunan voltase yang disengaja atau tidak disengaja untuk jangka waktu yang lama. Dalam kondisi darurat, perusahaan listrik dapat menurunkan tegangan listrik untuk mengurangi sumber daya tegang dan menghindari pemadaman total.
  • Voltage Sags – Kedip juga merupakan jenis tegangan di bawah, tetapi, tidak seperti brownout, itu tiba-tiba dan singkat.
  • Over Voltage – Terjadi ketika tegangan masuk lebih tinggi dari normal dan berlangsung lebih lama dari lonjakan tetapi tidak cukup tinggi untuk diklasifikasikan sebagai lonjakan atau lonjakan.
  • Derau Frekuensi – Juga dikenal sebagai derau saluran, derau frekuensi dapat mengganggu atau menurunkan kinerja sirkuit dengan menyuntikkan kelainan ke dalam sistem.
  • Variasi Frekuensi – Bukan masalah umum ketika pasokan listrik stabil, tetapi dapat terjadi saat menggunakan generator dan frekuensi daya berfluktuasi lebih dari yang diinginkan.
  • Harmonic Distortion – Penyimpangan dari sinyal listrik ideal pada sumber daya yang diberikan

Untuk penjelasan lengkapnya, lihat artikel tentang masalah tegangan listrik pada artikeli ini.

2. Ketahui Kapasitas dan Spesifikasi UPS yang  diperlukan? 

Untuk membuat UPS  beroperasi dengan baik, kita harus memilik UPS yang cukup besar untuk mendukung berbagai peralatan yang terhubung  dengannya. Temukan kapasitas UPS yang sesuai dengan peralatan elektronik yang digunakan. Semakin tinggi kapasitas, tentu semakin banyak elektronik, dan perangkat yang dapat didukung oleh sebuah UPS.

Untuk menentukan kapasitas UPS yanng diperlukan, hitung dan buatlah daftar beban dari peralatan listrik yang ingin digunakan pada UPS.  Beban adalah jumlah gabungan dari kekuatan masing-masing penggunaan perangkat.

Setelah itu, hitung jumlah kabel daya yang diperlukan agar UPS memiliki jumlah outlet listrik yang cukup untuk dihubungkan.

3. Berapa Lama Cadangan Waktu yang dibutuhkan?

Ketika kita sudah mengetahui tegangan dan spesifikasi yang diperlukan, kini waktunya untuk memikirkan apa saja tujuan menggunakan perangkat UPS. Biasanya, kebanyakan mennggunakan UPS untuk mengatasi gangguan daya, dan mematikan perangkat dengan normal ketika terjadi pemadaman listrik.

Setelah mengetahui hal itu kita akan mendapatkan waktu runtime. Yaitu jumlah menit ups yang mendukung perangkat tersebut selama pemadaman. Anda dapat memilih ups yang memiliki runtime minimum dengan yang anda telah dihitung.

Ingatlah bahwa jumlah watt yang didukung memengaruhi runtime: semakin kecil beban watt yang terhubung, semakin lama baterai akan bertahan. Semakin besar beban watt, semakin pendek runtime.

4. Tentukan bentuk UPS yang diinginkan 

Bentuk sebuah UPS menentukan juga peruntukannya. Di pasaran, kita mengenal ada tiga jenis UPS berdasarkan bentuknya, yaitu desktop, Mini-Tower atau Compact Tower, dan Rackmount.

Desktop atau UPS yang lebih simpel dapat digunakan di bawah meja. Sementara bentuk Tower atau mini tower akan memiliki desain estetika ketika diletakkan di atas meja. Sementara Rackmount dikhususkan untuk pengadaan UPS di ruang server atau data center. .

5. Memilih UPS di tempat yang tepat

Setelah mendapatkan hal-hal ddi atas, maka kini adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk mulai melakukan pencarian produk UPS yang dibutuhan. Di pasaran, tersedia berbagai merk UPS dari mulai yang ternama sampai yang kurang terkenal. Ketika Anda kesulitan untuk memutuskan, jangan ragu untuk segera menghubungi kami, APCindonesia.id yang siap untuk memberikan Anda rekomendasi UPS yang sesuai dengan kebutuhan dan budget perusahaan Anda.

Segera klik link di awah ini untuk terhubung dengan kami.

bateraicatu dayadayapemadamanpenyimpananshut downStandbyUPSwatt
Read more
  • Published in Berita, Uncategorized
No Comments

3 Kerugian Bila Tidak Menggunakan UPS

Jumat, 28 Juni 2019 by hadi s
kerugian pakai ups

Perangkat elektronik merupakan inti dari infrastruktur IT, dan tidak sedikit yang masih mengandalkan arus listrik dari pembangkit tenaga listrik untuk operasionalnya. Namun tentunya kita mengetahui sendiri bahwa pasokan listrik seringkali tidak stabil bahkan bermasalah hingga terjadi mati listrik atau pemadaman. Mengetahui hal tersebut, tentu sangat disayangkan apabila kita tidak memiliki solusi untuk mencegahnya, seperti menggunakan perangkat UPS. Padahal, setidaknya ada 3 kerugian apabila tidak menggunakan perangkat yang satu ini.

Infrastruktur IT dibangun bukan hanya melalui dana yang besar tetapi juga proses yang panjang. Tentu dengan adanya infrastruktur IT yang mumpuni, dapat meningkatkan kinerja perusahaan dan menghasilkan keuntungan. Sayangnya, seringkali ada faktor eksternal yang sulit untuk kita perkirakan yang dapat membuat infrastruktur IT tersebut tidak bekerja dengan maksimal.  Dan keuntungan yang diharapkan, tidak jadi menghampiri perusahaan.

Kerusakan Peralatan Infrastruktur IT

Bentuk kerugian pertama yang menimpa infrastruktur IT dari pemadaman listrik yang mendadak adalah kerusakan peralatan infrastruktur IT. Beberapa komponen IT yang bisa terkena dampak kerusakan ini antara lain adalah motherboard, monitor, prosesor hingga perangkat server dikarenakan tingkat sensitivitasnya dengan pasokan listrik sangat tinggi.

Sebagai komponen yang wenghubungkan seluruh komponen penyusun pada sebuah komputer, tentu komponen seperti motherboard bisa langsung rusak ketika listrik mendadak padam. Sementara pada perangkat server, peralatan ini dapat mengalami gangguan kinerja jika terjadi gangguan listrik hingga pemadaman mendadak.  Padahal, sebuah server membutuhkan pasokan listrik yag stabil dan terus menerus. Sementara pada peralatan jaringan internet di kantor tentu akan langsung tidak berfungsi apabila terjadi pemadaman.

Dan dampaknya, akan menyebabkan kerugian berikutnya.

Kinerja Perusahaan Terhambat

Apabila kerusakan peralatan infrastruktur IT tidak bisa kita cegah, tentu yang terjadi berikutnya adalah terhambatnya kinerja karyawan dalam mengerjakan tugas hariannya. Perbaikan peralatan tersebut bisa saja berlangsung dalam waktu singkat, seperti hitungan jam saja. Atau bahkan perbaikan tersebut bisa berlangsung selama berhari-hari. Belum lagi kalau kita harus mengganti peralatan IT tersebut dengan yang baru. Tentunya dibutuhkan waktu yang lebih lama lagi karena biasanya barang infrastruktur IT tidak selalu ready stock.

Hal ini tentu saja memberikan dampak berikutnya pada perusahaan.

Kerugian dari sisi Bisnis

Lantaran perannya yang begitu sentral di perusahaan. Ketika terjadi permasalahan listrik, tentu saja akan muncul kerugian dari sisi bisnis yang tidak akan bisa dihindari. Kerugian tersebut bisa diakibatkan dari berbagai macam hal, seperti kerugian bisnis karena pemadaman listrik tersebut, kerusakan aset yang harus diganti dengan aset yang baru, hingga kehilangan data, yang menyebabkan berbagai pekerjaan atau proyek tertunda hingga dibatalkan lantaran kerusakan tersebut,

UPS Solusi Permasalahan Pasokan listrik 

Tentu hal ini sangat merugikan. Tetapi sebenarnya sudah tersedia solusi yang tepat untuk perusahan Anda, yaitu Uninterruptible Power Supply (UPS). UPS sendiri adalah perangkat yang berfungsi untuk menyediakan daya listrik cadangan dan memperbaiki kualitas listrik bagi infrastruktur TI. Pada dasarnya UPS merupakan saluran listrik sementara yang dapat  menggantikan suplai tenaga listrik utama melalui dukungan baterai cadangan.

Penggunaan UPS  terutama untuk berbagai perangkat penting seperti seperti server, storage dan network adalah suatu keharusan mengingat perangkat-perangkat ini tidak boleh kehilangan daya listrik walau sedetik pun. Karena ketika kehilangan daya, maka tiga kerugian di atas yang akan dialami. Selin itu, UPS juga menjadi solusi yang tepat untuk mencegah kerusakan akibat tegangan listrik yang tak stabil pada perangkat TI di perusahaan.

Ada beberapa jenis UPS jenis yang perlu diketahui pengguna, yaitu offline UPS, online UPS atau yang dikenal dengan line-interactive UPS, serta true-online double conversion UPS.

Ketiganya memiliki perbedaan fungsi yang mendasar, terutama pada komponen untuk memperbaiki kualitas listrik dan besaran waktu perpindahan dari sumber listrik utama ke sumber listrik UPS, yaitu baterai. Misalnya, jika terjadi putus aliran listrik dari PLN, maka beban yang akan di-back-up oleh UPS adalah beban yang tergolong kritikal. Dengan begitu, ada baiknya pengguna memakai on-line Double Conversion UPS, sebab waktu perpindahannya terhitung nol detik.

Jenis UPS ini memang memiliki keunggulan yang secara otomatis langsung memasok energi cadangan yang dimilikinya pada sebuah perangkat yang terputus aliran listrik dari PLN. Jangka waktu (running time) pasokan listrik dari UPS ini sendiri dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Tergantung dari terjadinya pemadaman atau gangguan listrik yang terjadi.

Butuh perangkat UPS yang dapat diandalkan untuk perusahaan Anda? Konsultasikan kebutuhan produk-produk UPS terbaik dari APC dan Schneider Electric ke sales kami di APCindonesia.id, anda juga dapat menghubungi kami lewat icon whatsapp di  bawah ini

data centerinfrastruktur ITkerugianpemadamanPLNprocessorserverUPS
Read more
  • Published in Berita, Uncategorized
No Comments
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Recent Posts

  • APC Easy UPS 3S Pro E3SP10KHB: Generasi Terbaru UPS 10kVA 3Phase

    Kalau kamu sudah familiar dengan lini Easy UPS ...
  • Sudah Berapa Lama UPS Anda Tidak Dirawat?

    Banyak orang baru ingat UPS-nya saat listrik ma...
  • Easy UPS Online APC SRV20KRILRK

    APC Easy UPS Online SRV20KRILRK: UPS 20kVA untu...
  • APC SURT8000XLI Sudah Discontinue

    APC SURT8000XLI Sudah Discontinue, Ini Waktunya...
  • APC Easy UPS SMV3000AI-MS

    Dalam operasional bisnis saat ini, kestabilan l...



GET A FREE QUOTE

Please fill this for and we'll get back to you as soon as possible!

NAVIGATION

  • Home
  • Power
  • About Us
  • Cooling
  • Security & Enviromental
  • Contact Us
  • Racks & Accessories
  • Quotations
  • Power Distribution
  • Blog
  • Install
  • Privacy Policy
  • Operate
  • Terms of Conditions
  • Renew
  • Disclaimer
  • Product Based Service

NEWSLETTER SIGNUP

By subscribing to our mailing list you will always be update with the latest news from us.

Offer valid only for new email subscribers. Enter your email address and receive promo your first order.

GET IN TOUCH

(021) 53660861
Email: info@apc-ups.id

SALES & MARKETING APC OFFICIAL PARTNER

PT. iLogo Infralogy
Jl. Kebon Jeruk Raya
Villa Kebon Jeruk Office F1, RT.3/RW.3
Kb. Jeruk - Jakarta Barat, DKI Jakarta 11530

SUPPORT APC OFFICIAL PARTNER

AKR Tower – 9th Floor Jl. Panjang no. 5, Jakarta 11530 Indonesia

Open in Google Maps

UPS Power

© 2020 All rights reserved. By iLogo Infralogy.

TOP