SIGN IN YOUR ACCOUNT TO HAVE ACCESS TO DIFFERENT FEATURES

FORGOT YOUR PASSWORD?

FORGOT YOUR DETAILS?

AAH, WAIT, I REMEMBER NOW!

UPS Power

  • PRODUCT
    • UPS
      • APC Easy UPS
      • Easy UPS 3S
      • Easy UPS 3M
      • Easy UPS 3L
      • Easy UPS 3-Phase Modular
      • Easy UPS 3S Pro
      • APC Back UPS
      • APC Back UPS PRO
      • Smart UPS (Line Interactive)
      • Easy UPS Online
      • SRT & l-ion
      • SMV
      • Galaxy VS
      • Galaxy VL
      • Galaxy VX
      • Galaxy VXL
    • Server Racks and Accessories
      • APC Easy Rack
      • APC NetShelter SX Enclosures
      • APC NetShelter Wall-mount Enclosures
      • APC NetShelter SX Advanced Enclosures
    • Power Distribution
      • Rack Power Distribution
      • Row 3 Phase Power Distribution
      • Room Power Distribution
      • Transfer Switches
    • Data Center Software
      • Monitoring and Control
      • Modeling and Planning
      • Operations
      • Software Services
    • Prefabricated Data Center Modules
      • Cooling Modules
      • Power Modules
      • IT Modules
    • Cooling
      • Room Air Conditioners
      • Air Economizers
      • Close Coupled Air Conditioners
      • Containment and Air Distribution
      • Modular Access Floor
      • Cooling Distribution and Piping
    • Surge Protection and Power Conditioning
      • Surge Protection Devices
      • Voltage Regulators
    • Networking and Cable Solutions
      • Networking Cables and Adapters
    • Data Centers and Server Rooms and Network Closets
      • InfraStruxure for Server Rooms and Network Closets
      • Modular Systems
    • Symmetra
    • Accessories
      • Portable Device Chargers
      • NMC
      • RBC
    • Security And Environmental Monitor
      • Security and Environmental Appliances
      • Sensors / Cameras / Licenses / Accessories
  • Services
    • Install
    • Operate
    • Maintenance
    • Battery Replacement Services
    • Renew
    • Product Based Service
  • About Us
    • Blog
    • Contact Us
  • Promo
EMAIL US!
  • Home
  • Posts tagged "data center"
 

Tag: data center

APC ER7VCM42 Vertical Cable Manager untuk Data Center Rapi

Senin, 19 Oktober 2026 by Davin Davin

Mengapa Anda Membutuhkan APC ER7VCM42 untuk Rack Server?

Kabel jaringan dan power yang melilit bagaikan “spaghetti” adalah mimpi buruk bagi setiap teknisi data center. Selain merusak estetika, kabel yang tidak tertata menghambat sirkulasi udara dingin. Kondisi ini memperlambat proses troubleshooting saat terjadi downtime jaringan yang krusial.

Jika Anda menggunakan rak server lebar 800mm dengan kapasitas 42U, seperti APC Easy Rack ER8222, Anda wajib memasang aksesori pendukung. APC ER7VCM42 (Vertical Cable Manager) hadir sebagai solusi manajemen kabel vertikal terbaik. Alat ini memastikan setiap helai kabel tertata rapi, aman, dan mudah diakses kapan pun diperlukan.

Apa itu APC ER7VCM42 Vertical Cable Manager?

APC ER7VCM42 adalah rak jalur kabel vertikal yang didesain khusus untuk APC Easy Rack 42U dengan lebar 800mm. Aksesori ini menyediakan lorong khusus di sisi kiri dan kanan rak. Melalui lorong tersebut, Anda bisa mengarahkan ribuan helai kabel UTP, kabel Fiber Optic, hingga kabel daya dengan sangat teratur.

Sistem ini menyembunyikan kekacauan kabel dari pandangan, sekaligus menjaganya tetap terorganisir dari atas ke bawah. Dengan menggunakan alat ini, area rak server Anda akan terlihat jauh lebih bersih dan profesional. Selain itu, Anda bisa membedakan jalur kabel data dan kabel daya secara lebih sistematis.

Keuntungan Utama Menggunakan APC ER7VCM42

Investasi pada manajemen kabel yang tepat akan memberikan dampak jangka panjang bagi efisiensi data center Anda. Berikut adalah beberapa manfaat utama menggunakan perangkat ini:

1. Mempercepat Proses Maintenance (Troubleshooting)

Dalam kondisi network down, setiap detik sangatlah berharga. Jika kabel tertata rapi di dalam APC ER7VCM42, teknisi IT dapat dengan cepat melacak ujung kabel. Mereka dapat menemukan hubungan dari server ke PDU atau switch jaringan tanpa perlu menarik paksa kabel yang kusut. Hal ini secara signifikan mengurangi durasi waktu perbaikan (MTTR).

2. Melindungi Fisik Kabel dari Kerusakan

Kabel serat optik sangat sensitif terhadap tekukan ekstrem (bend radius). APC ER7VCM42 dilengkapi dengan jari-jari (cable fingers) berbahan plastik kuat dan halus. Fitur ini memastikan kabel tertekuk secara alami sesuai standar keamanan tanpa merusak lapisan inti konduktornya. Dengan begitu, kualitas transmisi data Anda tetap terjaga sepanjang waktu.

3. Meningkatkan Sirkulasi Udara (Airflow)

Kabel yang menjuntai sembarangan di belakang server sering menutupi kipas exhaust. Hal ini menyebabkan udara panas terperangkap dan menaikkan suhu perangkat secara drastis. Dengan mengarahkan seluruh kabel ke sisi samping rak menggunakan APC ER7VCM42, bagian belakang peralatan IT Anda menjadi bebas hambatan. Udara panas terbuang sempurna dan suhu rak tetap stabil.

Integrasi Sempurna dengan APC Easy Rack

Sebagai produk asli (genuine part) dari Schneider Electric, APC ER7VCM42 terintegrasi dengan presisi tinggi pada APC Easy Rack ER8222. Anda tidak perlu memodifikasi rak atau melakukan pengeboran tambahan.

Pemasangannya sangat mudah dan efisien. Alat ini menempati ruang sisa (zero-U space) yang memang disediakan pada tipe rak lebar 800mm. Anda tidak perlu mengorbankan ruang berharga (U-space) yang seharusnya digunakan untuk memasang server atau perangkat keras lainnya. Sebagai catatan, biasanya dibutuhkan dua buah APC ER7VCM42 untuk menutupi sisi kiri dan kanan rak agar hasilnya maksimal.

Spesifikasi Teknis APC ER7VCM42

  • Part Number: ER7VCM42
  • Kesesuaian Rak: APC Easy Rack 42U, Lebar 800mm
  • Warna: Hitam Elegan
  • Desain: Penutup (cover) berengsel dengan sirip manajemen (fingers)
  • Berat Netto: 4.7 kg

Kesimpulan

Tampilan rak server yang rapi mencerminkan profesionalitas tim IT di perusahaan Anda. Jangan biarkan investasi miliaran rupiah menjadi sia-sia hanya karena manajemen kabel yang berantakan. Gunakan APC ER7VCM42 untuk memastikan operasional data center yang aman, teratur, dan berstandar internasional.

Upspower Indonesia merupakan bagian dari JPower Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Upspower. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

APC Easy RackAPC ER7VCM42data centerinfrastruktur ITManajemen Kabel ServerNetwork MaintenanceRack Server
Read more
  • Published in Berita
No Comments

APC SRTG15KXLI Smart-UPS Online 15kVA Terbaik untuk Bisnis

Kamis, 17 September 2026 by Davin Davin
tumbnail_Smart-UPS_Online_15kVA

Mengapa Memilih APC SRTG15KXLI Smart-UPS Online 15kVA?

Memilih sistem perlindungan daya yang tepat adalah langkah krusial bagi keberlangsungan bisnis. APC SRTG15KXLI Smart-UPS Online 15kVA hadir sebagai solusi tangguh untuk mendukung infrastruktur IT modern. Dengan teknologi terkini, perangkat ini memastikan server dan peralatan sensitif Anda tetap beroperasi tanpa hambatan.

Dunia IT saat ini menuntut efisiensi daya yang maksimal. Oleh karena itu, investasi pada UPS berkualitas tinggi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan utama. Artikel ini akan membahas mengapa model SRTG15KXLI menjadi pilihan favorit para manajer IT di Indonesia.

Kapasitas Daya Optimal untuk Beban IT Masa Kini

Salah satu keunggulan utama APC SRTG15KXLI Smart-UPS Online 15kVA adalah output power factor 1. Artinya, kapasitas 15kVA dapat digunakan secara penuh hingga 15kW. Hal ini memberikan keuntungan besar saat perusahaan menggunakan server generasi terbaru yang membutuhkan kepadatan daya tinggi.

Namun, Anda tetap harus memperhatikan strategi manajemen beban. Sebagai contoh, jangan gunakan seluruh kapasitas secara instan. Sebaiknya, sediakan ruang untuk future load atau lonjakan beban tak terduga. Dengan perencanaan yang matang, Anda dapat memastikan stabilitas sistem dalam jangka panjang.

Sistem ini menggunakan teknologi online double conversion. Teknologi ini menjamin bahwa beban menerima suplai daya yang telah dikondisikan dengan sempurna. Akibatnya, perangkat sensitif Anda terhindar dari gangguan fluktuasi listrik yang bisa merusak komponen internal.

Fleksibilitas Pemasangan: Rack atau Tower

Setiap pusat data memiliki desain ruang yang berbeda-beda. Oleh karena itu, APC SRTG15KXLI Smart-UPS Online 15kVA dirancang dengan fleksibilitas tinggi. Anda dapat memasang unit ini dalam format rack maupun tower sesuai kebutuhan ruangan.

Fleksibilitas ini memudahkan integrasi di dalam rack IT maupun area khusus elektrikal. Jika Anda memerlukan pengaturan lebih lanjut, tersedia juga rail kit untuk modul daya dan paket baterai yang dijual secara terpisah. Anda bisa menyesuaikan konfigurasi dengan tata letak ruang server Anda secara mudah.

Ekspansi Runtime untuk Perlindungan Ekstra

Durasi cadangan daya sering menjadi kendala utama bagi perusahaan. Kabar baiknya, unit ini mendukung ekspansi baterai yang signifikan. Anda dapat menggunakan hingga empat external battery pack tipe SRTG192XLBP2 untuk menambah durasi cadangan.

Penting untuk diingat bahwa perhitungan runtime harus berdasarkan beban aktual, bukan sekadar nilai kapasitas UPS. Lakukan simulasi perhitungan beban sebelum menentukan jumlah baterai tambahan. Dengan demikian, Anda mendapatkan perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan.

Monitoring Daya yang Praktis dan Canggih

Pengawasan jarak jauh kini menjadi standar dalam manajemen infrastruktur IT. APC SRTG15KXLI Smart-UPS Online 15kVA sudah dilengkapi dengan Network Management Card. Fitur ini memungkinkan tim IT memantau status UPS melalui jaringan secara real-time.

Selain itu, terdapat penawaran subscription Secure Network Management Card selama satu tahun. Anda tidak perlu lagi melakukan pengecekan manual secara rutin. Segala kondisi kritis akan terpantau dengan praktis melalui dasbor yang tersedia di jaringan Anda.

Kesimpulan

Dengan kapasitas besar, fitur ekspansi baterai, serta sistem monitoring yang canggih, perangkat ini adalah pilihan ideal. Ia menawarkan perlindungan daya yang serius bagi perusahaan tanpa harus beralih ke solusi tiga fase yang terlalu kompleks. Fokus pada efisiensi dan keamanan data menjadi alasan utama model ini menjadi standar industri.

Membutuhkan konsultasi lebih lanjut terkait APC 15kVA untuk server atau infrastruktur perusahaan Anda? Tim Upspower siap membantu menghitung kapasitas beban, kebutuhan runtime, konfigurasi baterai, instalasi hingga commissioning SRTG15KXLI secara profesional.

Upspower Indonesia merupakan bagian dari JPower Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Upspower. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

APC SRTG15KXLIdata centerJPower IndonesiaPerlindungan DayaServer ITSmart-UPSUPS 15kVA
Read more
  • Published in Berita
No Comments

Solusi Rack APC Schneider Electric untuk Server Room Anda

Selasa, 08 September 2026 by Davin Davin
tumbnail_Solusi_Rack_APC

Mengapa Solusi Rack APC Schneider Electric Sangat Penting?

Saat Anda membangun ruang server atau data center, pemilihan Solusi Rack APC Schneider Electric bukan sekadar tentang tempat meletakkan perangkat. Rack berfungsi sebagai fondasi utama yang menjaga kestabilitas infrastruktur IT Anda. Rack yang tepat akan melindungi server, mengelola kabel, serta memastikan aliran udara berjalan optimal.

APC by Schneider Electric hadir sebagai pemimpin pasar untuk kebutuhan enclosure IT. Mereka memahami bahwa setiap bisnis memiliki kebutuhan berbeda, mulai dari kantor kecil hingga data center skala besar. Dengan menggunakan rack berkualitas, Anda dapat mencegah kegagalan sistem akibat panas berlebih atau kabel yang berantakan.

Keunggulan APC NetShelter SX untuk Server Room

Salah satu produk unggulan adalah APC NetShelter SX. Rack ini menjadi standar industri karena fleksibilitasnya. Anda dapat menginstal berbagai perangkat IT dengan mudah tanpa harus khawatir soal manajemen ruang.

NetShelter SX mendukung pengelolaan kabel yang rapi dan integrasi PDU yang mulus. Sebagai contoh, model 42U tersedia dalam berbagai dimensi untuk menyesuaikan kebutuhan spesifik server Anda. Anda pun bisa menambahkan aksesori tambahan untuk meningkatkan efisiensi pendinginan di dalam ruangan.

Solusi Rack untuk Area Terbatas dan Kantor

Apakah Anda tidak memiliki ruang server khusus? Jangan khawatir. APC menyediakan NetShelter Wall-mount Enclosures yang sangat praktis. Ukurannya mulai dari 6U hingga 24U, cocok untuk memasang switch, patch panel, hingga UPS kecil.

Selain model dinding, tersedia juga NetShelter Soundproof Racks. Rak ini dirancang khusus untuk mengurangi kebisingan perangkat IT di kantor. Produk ini sudah mengintegrasikan kipas dan manajemen kabel, sehingga sangat efektif jika Anda belum memiliki ruangan dengan isolasi suara yang baik.

Mendukung Infrastruktur AI dan High-Density

Dunia teknologi terus berkembang, terutama dengan hadirnya tren AI dan high-performance computing. Server modern saat ini membutuhkan daya listrik yang jauh lebih besar. Selain itu, kebutuhan akan sistem pendingin liquid juga meningkat drastis.

Untuk tantangan ini, APC menghadirkan NetShelter SX Advanced Enclosures. Rack ini dirancang jauh lebih kuat dan dalam untuk menampung server generasi terbaru. Anda juga bisa memanfaatkan solusi berbasis standar OCP ORV3 atau NVIDIA MGX untuk deployment infrastruktur masa depan yang lebih efisien.

Integrasi Rack dengan Infrastruktur Pendukung

Penting untuk diingat bahwa rack hanyalah satu bagian dari ekosistem IT Anda. Anda perlu mempertimbangkan elemen pendukung seperti UPS, PDU, dan manajemen aliran udara. Jangan menganggap rack sebagai komponen yang berdiri sendiri.

Schneider Electric menyediakan berbagai solusi containment untuk memisahkan udara panas dan dingin. Dengan manajemen aliran udara yang baik, penggunaan energi listrik pun menjadi lebih efisien. Pastikan Anda melakukan perencanaan matang berdasarkan kapasitas beban dan kebutuhan ekspansi di masa depan.

Bagaimana Memilih Rack yang Tepat?

Memilih rack yang salah bisa berakibat fatal bagi operasional perusahaan. Anda harus memperhatikan beberapa hal sebelum membeli. Pertama, periksa dimensi perangkat keras yang akan Anda pasang di dalamnya.

Kedua, pertimbangkan kebutuhan daya listrik. Pastikan rack memiliki ruang cukup untuk instalasi PDU vertikal. Ketiga, perhatikan sistem keamanan pintu untuk mencegah akses yang tidak sah ke perangkat krusial Anda. Jika Anda ragu, berkonsultasilah dengan tenaga ahli untuk melakukan sizing yang tepat.

Kesimpulan

Memilih Solusi Rack APC Schneider Electric adalah investasi jangka panjang untuk stabilitas bisnis Anda. Dengan portofolio lengkap mulai dari seri NetShelter hingga solusi AI, Anda dapat memastikan infrastruktur IT terlindungi dengan baik. Fokuslah pada manajemen kabel yang rapi dan efisiensi aliran udara agar perangkat Anda lebih awet.

Upspower Indonesia merupakan bagian dari JPower Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Upspower. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Apc Schneider Electricdata centerHigh-Density Computinginfrastruktur ITNetShelterRack ServerServer Room
Read more
  • Published in Berita
No Comments

Rack Unit (U): Mengenal Ukuran 42U, 45U, 48U, hingga 52U

Senin, 07 September 2026 by Davin Davin
tumbnail_Rack_Unit

Apa Itu Rack Unit dalam Infrastruktur IT?

Dalam dunia infrastruktur server, istilah Rack Unit atau yang sering disingkat dengan U adalah standar pengukuran yang wajib dipahami. Rack Unit digunakan untuk menunjukkan tinggi vertikal perangkat sekaligus ruang yang tersedia di dalam sebuah cabinet rack. Tanpa pemahaman ini, perencanaan data center akan menjadi sangat sulit.

Satu Rack Unit atau 1U memiliki tinggi standar sekitar 44,45 mm atau 1,75 inci. Dengan standar universal ini, berbagai perangkat seperti server, switch, PDU, patch panel, hingga UPS dapat dirancang agar kompatibel dengan kabinet rack standar internasional. Sebagai contoh, server berukuran 2U akan memakan ruang setinggi dua kali lipat dari 1U.

Mengenal Kapasitas Rack 42U yang Populer

Rack 42U menjadi ukuran paling standar dan sering ditemukan di banyak data center maupun ruang server perusahaan. Secara teknis, rack 42U memiliki ruang vertikal yang dapat menampung hingga 42 perangkat berukuran 1U secara bertumpuk.

Namun, dalam implementasi nyata, kapasitas 42U tidak selalu berarti Anda harus mengisinya hingga penuh. Banyak administrator IT justru menyisakan ruang kosong untuk manajemen kabel, pemasangan switch, patch panel, serta perangkat pendukung seperti UPS rackmount. Menyisakan ruang kosong juga sangat membantu untuk sirkulasi udara yang lebih baik.

Kelebihan Menggunakan Rack 45U dan 48U

Selanjutnya, mari kita bahas varian rack yang lebih tinggi seperti 45U dan 48U. Ukuran-ukuran ini memberikan ruang vertikal lebih luas dibandingkan standar 42U. Walaupun perbedaannya tampak kecil di atas kertas, nilai tambahnya sangat signifikan ketika jumlah perangkat Anda mulai bertambah banyak.

Memilih kapasitas yang lebih besar memberikan fleksibilitas jangka panjang. Anda tidak perlu segera menambah cabinet baru saat ingin menambah server atau perangkat networking. Bagi perusahaan yang sedang bertumbuh, perencanaan kapasitas spare U sejak awal adalah strategi efisiensi biaya yang cerdas.

Mengapa Perencanaan Kapasitas Sangat Penting?

  • Memungkinkan penambahan server baru tanpa harus merombak rack lama.
  • Memberikan ruang ekstra untuk perangkat manajemen kabel agar lebih rapi.
  • Meningkatkan aliran udara (airflow) untuk pendinginan perangkat yang lebih optimal.
  • Memudahkan akses teknisi saat melakukan pemeliharaan atau penggantian komponen.

Rack 52U untuk Kebutuhan High-Density

Saat ini, kebutuhan akan kepadatan perangkat yang tinggi (high-density) semakin meningkat. Rack 52U hadir sebagai solusi untuk menampung lebih banyak perangkat dalam satu jejak kaki (footprint) yang sama. Ini adalah pilihan tepat bagi data center dengan ruang terbatas namun membutuhkan kapasitas komputasi besar.

Tetapi, Anda tidak boleh asal memilih rack yang paling tinggi. Ada beberapa faktor krusial yang harus Anda pertimbangkan sebelum memasang rack 52U:

  • Tinggi Ruangan: Pastikan pintu ruangan dan plafon cukup tinggi untuk menampung cabinet tersebut.
  • Distribusi Beban: Lantai data center harus mampu menopang berat total rack yang penuh dengan perangkat.
  • Sistem Pendingin: Semakin tinggi rack, semakin besar panas yang dihasilkan, sehingga butuh sistem cooling yang mumpuni.
  • Akses Teknisi: Pertimbangkan kemudahan teknisi dalam menjangkau perangkat di posisi paling atas.

Cara Menentukan Ukuran Rack yang Ideal

Langkah awal yang paling benar adalah menghitung total kebutuhan U saat ini dan menambahkan estimasi pertumbuhan perangkat untuk 2-3 tahun ke depan. Jangan membeli rack yang pas-pasan dengan kebutuhan hari ini.

Sebagai contoh, jika kebutuhan awal Anda mencapai 30U, menggunakan rack 42U akan menyisakan sekitar 12U untuk ruang ekspansi. Ruang sisa ini jauh lebih berguna dibandingkan menggunakan rack yang sejak hari pertama sudah penuh sesak. Selain aspek ruang, jangan lupakan faktor kedalaman (depth), kapasitas beban, dan sistem manajemen daya seperti PDU yang tepat.

Infrastruktur power menjadi semakin kritis seiring dengan bertambahnya jumlah perangkat dalam satu rack. Dengan perencanaan yang matang, sebuah rack bukan sekadar besi tempat menaruh server, melainkan fondasi utama yang mendukung availability dan scalability sistem IT perusahaan Anda.

Kesimpulannya, pemilihan ukuran rack yang tepat adalah kunci keberhasilan manajemen data center. Baik Anda memilih 42U, 45U, 48U, atau 52U, pastikan semuanya selaras dengan kebutuhan teknis dan target pertumbuhan bisnis Anda.

Upspower Indonesia merupakan bagian dari JPower Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Upspower. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

data centerinfrastruktur ITManajemen ServerRack 42URack UnitServer Rackupspower
Read more
  • Published in Berita
No Comments

Berapa Lama UPS Bisa Bertahan Saat Listrik Padam? Cek ini

Rabu, 19 Agustus 2026 by Davin Davin
tumbnail_Berapa_Lama_UPS_Bisa_Bertahan

Memahami Berapa Lama UPS Bisa Bertahan Saat Listrik Padam

Salah satu pertanyaan yang sering muncul ketika perusahaan memilih UPS adalah: berapa lama UPS bisa bertahan saat listrik padam? Banyak orang mengira durasi backup hanya bergantung pada kapasitas VA UPS, seperti 1 kVA, 3 kVA, atau 10 kVA. Namun, kenyataannya jauh lebih kompleks daripada asumsi tersebut.

Lama backup atau runtime UPS sangat dipengaruhi oleh variabel krusial, terutama total beban yang terhubung dan kapasitas baterai. Karena itu, dua unit UPS dengan kapasitas nominal yang sama tidak menjamin waktu backup yang identik. Memahami hal ini sangat vital bagi bisnis Anda.

Bagi perusahaan yang menjalankan server, data center, atau sistem kritikal, Anda perlu memahami konsep runtime. Ini membantu Anda memutuskan apakah UPS hanya sekadar alat bantu shutdown atau harus menopang beban hingga genset menyala.

Apa Itu Runtime UPS Sebenarnya?

Runtime UPS adalah durasi waktu di mana UPS mampu menyuplai daya ke perangkat yang terhubung setelah sumber listrik utama terputus. Sebagai contoh, sebuah unit mungkin memiliki runtime 10 menit pada beban tertentu. Namun, jika Anda menambah perangkat baru, waktu tersebut akan berkurang drastis.

Anda harus melihat runtime berdasarkan beban aktual, bukan sekadar melihat spesifikasi VA. Perangkat elektronik modern memiliki konsumsi daya yang dinamis. Oleh karena itu, perencanaan kapasitas harus memperhitungkan proyeksi pertumbuhan beban di masa depan.

Faktor Utama yang Memengaruhi Runtime UPS

Ada beberapa elemen penting yang menentukan seberapa efisien UPS Anda bekerja saat terjadi pemadaman listrik. Berikut adalah poin-poin yang wajib Anda perhatikan:

1. Total Beban yang Terhubung

Ini adalah faktor paling dominan. Semakin besar daya yang ditarik oleh server, storage, atau firewall, semakin cepat energi baterai terkuras. Sebagai gambaran, UPS dengan beban 30% tentu memberikan durasi lebih panjang daripada UPS yang bekerja pada beban 80%.

2. Kapasitas dan Jumlah Baterai

Kapasitas baterai menjadi penentu utama durasi operasional. Jika kebutuhan backup Anda cukup lama, Anda bisa mempertimbangkan penggunaan external battery pack. Banyak model UPS modern mendukung penambahan baterai tambahan untuk memperpanjang waktu operasional secara signifikan.

3. Kondisi Kesehatan Baterai

Baterai yang sudah berumur akan mengalami degradasi performa. Meskipun UPS secara teori mampu bertahan 15 menit, baterai yang lemah mungkin hanya bertahan kurang dari 5 menit. Lakukan Battery Health Check secara rutin untuk memastikan sistem Anda selalu siap.

4. Pengaruh Suhu Lingkungan

Suhu ruangan yang panas adalah musuh utama baterai. Ruangan server yang tidak memiliki sistem pendingin yang baik akan mempercepat kerusakan kimiawi di dalam baterai. Selalu pastikan suhu ruang UPS berada pada batas ideal yang direkomendasikan pabrikan.

Cara Menentukan Kebutuhan UPS yang Tepat

Sebelum melakukan pembelian, jangan terburu-buru memilih produk berdasarkan harga termurah. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengumpulkan data beban secara akurat. Langkah-langkahnya meliputi:

  • Menginventarisasi jumlah total perangkat.
  • Menghitung konsumsi daya (Watt) masing-masing perangkat.
  • Menentukan durasi target backup time yang dibutuhkan.
  • Memastikan ketersediaan genset di lokasi.

Dengan data ini, engineer Anda dapat menghitung kapasitas UPS yang realistis. Hindari melakukan sizing hanya berdasarkan rating VA semata. Beban aktual dalam Watt dan target durasi adalah kunci utama perencanaan sistem kelistrikan yang andal.

Pentingnya UPS dalam Sistem Data Center

Di dunia data center, pemadaman listrik secara mendadak adalah ancaman serius. Kehilangan daya dapat menyebabkan kegagalan aplikasi, kerusakan data, hingga kerugian finansial yang besar. UPS berperan sebagai jembatan perlindungan yang instan.

Perlu diingat bahwa UPS bukanlah pengganti genset. Dalam infrastruktur yang ideal, keduanya saling melengkapi. UPS memberikan daya instan selama beberapa menit, sementara genset mengambil alih beban setelah beberapa saat. Sinergi ini memastikan kelangsungan bisnis atau business continuity tetap terjaga.

Kesimpulannya, tidak ada satu jawaban pasti untuk pertanyaan mengenai berapa lama UPS bisa bertahan. Semua bergantung pada integrasi antara beban, kapasitas baterai, dan manajemen lingkungan. Dengan perhitungan yang matang sejak awal, Anda dapat menghindari kesalahan investasi dan memastikan infrastruktur IT Anda terlindungi dengan optimal.

Tim engineer kami siap membantu menghitung kebutuhan UPS, kapasitas baterai, dan estimasi runtime berdasarkan beban aktual perangkat Anda. Konsultasikan kebutuhan UPS Anda sekarang dan dapatkan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan.

Upspower Indonesia merupakan bagian dari JPower Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Upspower. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Backup Listrikbaterai upsdata centerinfrastruktur ITPower ManagementRuntime UPS
Read more
  • Published in Berita
No Comments

Jenis Data Center yang Perlu Diketahui Tim IT

Jumat, 12 Juni 2026 by Davin Davin
tumbnail_Data_Center

Ketika membahas data center, banyak orang menganggap semua data center memiliki fungsi yang sama. Padahal, terdapat beberapa jenis data center yang dirancang untuk kebutuhan bisnis yang berbeda.

Memahami tipe data center penting bagi perusahaan yang sedang merencanakan pengembangan infrastruktur IT, migrasi server, maupun implementasi disaster recovery.

1. Enterprise Data Center

Enterprise Data Center dimiliki dan dikelola langsung oleh perusahaan. Seluruh server, storage, UPS, cooling, dan jaringan berada di bawah kendali internal organisasi. Jenis ini umum digunakan oleh perusahaan besar, bank, dan institusi pemerintah yang membutuhkan kontrol penuh terhadap data.

2. Colocation Data Center

Pada model colocation, perusahaan menyewa ruang rack atau cage di fasilitas data center pihak ketiga. Penyedia colocation menyediakan listrik, pendingin, keamanan, dan konektivitas, sedangkan perangkat IT tetap dimiliki oleh pelanggan.

3. Hyperscale Data Center

Hyperscale Data Center digunakan oleh penyedia cloud besar seperti AWS, Microsoft Azure, dan Google Cloud. Fasilitas ini memiliki kapasitas sangat besar dengan kebutuhan daya hingga ratusan megawatt dan dirancang untuk melayani jutaan pengguna secara bersamaan.

4. Edge Data Center

Edge Data Center ditempatkan lebih dekat dengan pengguna atau sumber data untuk mengurangi latency. Jenis ini semakin populer karena perkembangan IoT, AI, smart manufacturing, dan aplikasi real-time.

Mana yang Cocok untuk Perusahaan Anda?

Tidak ada satu jenis data center yang cocok untuk semua organisasi. Banyak perusahaan saat ini mengadopsi model hybrid dengan menggabungkan enterprise data center, colocation, dan cloud untuk mendapatkan keseimbangan antara keamanan, performa, dan efisiensi biaya.

Yang paling penting adalah memastikan infrastruktur pendukung seperti UPS, baterai, cooling, dan monitoring mampu menjaga operasional tetap berjalan ketika terjadi gangguan listrik atau sistem.

Sedang merencanakan pembangunan atau upgrade data center? Tim upspower.id siap membantu kebutuhan UPS, baterai, monitoring, dan solusi power protection untuk berbagai tipe data center di Indonesia.

Colocationdata centerData Center InfrastructureEdge Data CenterEnterprise Data CenterHyperscaleUPS data center
Read more
  • Published in Berita
No Comments

3 Kerugian Bila Tidak Menggunakan UPS

Jumat, 28 Juni 2019 by hadi s
kerugian pakai ups

Perangkat elektronik merupakan inti dari infrastruktur IT, dan tidak sedikit yang masih mengandalkan arus listrik dari pembangkit tenaga listrik untuk operasionalnya. Namun tentunya kita mengetahui sendiri bahwa pasokan listrik seringkali tidak stabil bahkan bermasalah hingga terjadi mati listrik atau pemadaman. Mengetahui hal tersebut, tentu sangat disayangkan apabila kita tidak memiliki solusi untuk mencegahnya, seperti menggunakan perangkat UPS. Padahal, setidaknya ada 3 kerugian apabila tidak menggunakan perangkat yang satu ini.

Infrastruktur IT dibangun bukan hanya melalui dana yang besar tetapi juga proses yang panjang. Tentu dengan adanya infrastruktur IT yang mumpuni, dapat meningkatkan kinerja perusahaan dan menghasilkan keuntungan. Sayangnya, seringkali ada faktor eksternal yang sulit untuk kita perkirakan yang dapat membuat infrastruktur IT tersebut tidak bekerja dengan maksimal.  Dan keuntungan yang diharapkan, tidak jadi menghampiri perusahaan.

Kerusakan Peralatan Infrastruktur IT

Bentuk kerugian pertama yang menimpa infrastruktur IT dari pemadaman listrik yang mendadak adalah kerusakan peralatan infrastruktur IT. Beberapa komponen IT yang bisa terkena dampak kerusakan ini antara lain adalah motherboard, monitor, prosesor hingga perangkat server dikarenakan tingkat sensitivitasnya dengan pasokan listrik sangat tinggi.

Sebagai komponen yang wenghubungkan seluruh komponen penyusun pada sebuah komputer, tentu komponen seperti motherboard bisa langsung rusak ketika listrik mendadak padam. Sementara pada perangkat server, peralatan ini dapat mengalami gangguan kinerja jika terjadi gangguan listrik hingga pemadaman mendadak.  Padahal, sebuah server membutuhkan pasokan listrik yag stabil dan terus menerus. Sementara pada peralatan jaringan internet di kantor tentu akan langsung tidak berfungsi apabila terjadi pemadaman.

Dan dampaknya, akan menyebabkan kerugian berikutnya.

Kinerja Perusahaan Terhambat

Apabila kerusakan peralatan infrastruktur IT tidak bisa kita cegah, tentu yang terjadi berikutnya adalah terhambatnya kinerja karyawan dalam mengerjakan tugas hariannya. Perbaikan peralatan tersebut bisa saja berlangsung dalam waktu singkat, seperti hitungan jam saja. Atau bahkan perbaikan tersebut bisa berlangsung selama berhari-hari. Belum lagi kalau kita harus mengganti peralatan IT tersebut dengan yang baru. Tentunya dibutuhkan waktu yang lebih lama lagi karena biasanya barang infrastruktur IT tidak selalu ready stock.

Hal ini tentu saja memberikan dampak berikutnya pada perusahaan.

Kerugian dari sisi Bisnis

Lantaran perannya yang begitu sentral di perusahaan. Ketika terjadi permasalahan listrik, tentu saja akan muncul kerugian dari sisi bisnis yang tidak akan bisa dihindari. Kerugian tersebut bisa diakibatkan dari berbagai macam hal, seperti kerugian bisnis karena pemadaman listrik tersebut, kerusakan aset yang harus diganti dengan aset yang baru, hingga kehilangan data, yang menyebabkan berbagai pekerjaan atau proyek tertunda hingga dibatalkan lantaran kerusakan tersebut,

UPS Solusi Permasalahan Pasokan listrik 

Tentu hal ini sangat merugikan. Tetapi sebenarnya sudah tersedia solusi yang tepat untuk perusahan Anda, yaitu Uninterruptible Power Supply (UPS). UPS sendiri adalah perangkat yang berfungsi untuk menyediakan daya listrik cadangan dan memperbaiki kualitas listrik bagi infrastruktur TI. Pada dasarnya UPS merupakan saluran listrik sementara yang dapat  menggantikan suplai tenaga listrik utama melalui dukungan baterai cadangan.

Penggunaan UPS  terutama untuk berbagai perangkat penting seperti seperti server, storage dan network adalah suatu keharusan mengingat perangkat-perangkat ini tidak boleh kehilangan daya listrik walau sedetik pun. Karena ketika kehilangan daya, maka tiga kerugian di atas yang akan dialami. Selin itu, UPS juga menjadi solusi yang tepat untuk mencegah kerusakan akibat tegangan listrik yang tak stabil pada perangkat TI di perusahaan.

Ada beberapa jenis UPS jenis yang perlu diketahui pengguna, yaitu offline UPS, online UPS atau yang dikenal dengan line-interactive UPS, serta true-online double conversion UPS.

Ketiganya memiliki perbedaan fungsi yang mendasar, terutama pada komponen untuk memperbaiki kualitas listrik dan besaran waktu perpindahan dari sumber listrik utama ke sumber listrik UPS, yaitu baterai. Misalnya, jika terjadi putus aliran listrik dari PLN, maka beban yang akan di-back-up oleh UPS adalah beban yang tergolong kritikal. Dengan begitu, ada baiknya pengguna memakai on-line Double Conversion UPS, sebab waktu perpindahannya terhitung nol detik.

Jenis UPS ini memang memiliki keunggulan yang secara otomatis langsung memasok energi cadangan yang dimilikinya pada sebuah perangkat yang terputus aliran listrik dari PLN. Jangka waktu (running time) pasokan listrik dari UPS ini sendiri dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Tergantung dari terjadinya pemadaman atau gangguan listrik yang terjadi.

Butuh perangkat UPS yang dapat diandalkan untuk perusahaan Anda? Konsultasikan kebutuhan produk-produk UPS terbaik dari APC dan Schneider Electric ke sales kami di APCindonesia.id, anda juga dapat menghubungi kami lewat icon whatsapp di  bawah ini

data centerinfrastruktur ITkerugianpemadamanPLNprocessorserverUPS
Read more
  • Published in Berita, Uncategorized
No Comments

Recent Posts

  • APC ER7VCM42 Vertical Cable Manager untuk Data Center Rapi

    Mengapa Anda Membutuhkan APC ER7VCM42 untuk Rac...
  • APC AR8136BLK 1U Blanking Panel: Solusi Pendingin Rak

    Pentingnya APC AR8136BLK 1U Blanking Panel untu...
  • APC Easy Rack ER6222 42U: Solusi Rak Server Enterprise

    Pentingnya Infrastruktur Fisik untuk Data Cente...
  • tumbnail_APC_BR1200SI

    APC BR1200SI: UPS 1200VA dengan Output Pure Sine Wave

    Mengapa Memilih APC BR1200SI untuk Kebutuhan Da...
  • tumbnail_BVG2200I-GR

    BVG2200I-GR: UPS 2200VA Terbaik untuk Kantor dan Bisnis

    Mengapa BVG2200I-GR Menjadi Pilihan Tepat untuk...



GET A FREE QUOTE

Please fill this for and we'll get back to you as soon as possible!

NAVIGATION

  • Home
  • Power
  • About Us
  • Cooling
  • Security & Enviromental
  • Contact Us
  • Racks & Accessories
  • Quotations
  • Power Distribution
  • Blog
  • Install
  • Privacy Policy
  • Operate
  • Terms of Conditions
  • Renew
  • Disclaimer
  • Product Based Service

NEWSLETTER SIGNUP

By subscribing to our mailing list you will always be update with the latest news from us.

Offer valid only for new email subscribers. Enter your email address and receive promo your first order.

GET IN TOUCH

(021) 53660861
Email: info@apc-ups.id

SALES & MARKETING APC OFFICIAL PARTNER

PT. iLogo Infralogy
Jl. Kebon Jeruk Raya
Villa Kebon Jeruk Office F1, RT.3/RW.3
Kb. Jeruk - Jakarta Barat, DKI Jakarta 11530

SUPPORT APC OFFICIAL PARTNER

AKR Tower – 9th Floor Jl. Panjang no. 5, Jakarta 11530 Indonesia

Open in Google Maps

UPS Power

© 2020 All rights reserved. By iLogo Infralogy.

TOP