Jenis Data Center yang Perlu Diketahui Tim IT
Ketika membahas data center, banyak orang menganggap semua data center memiliki fungsi yang sama. Padahal, terdapat beberapa jenis data center yang dirancang untuk kebutuhan bisnis yang berbeda.
Memahami tipe data center penting bagi perusahaan yang sedang merencanakan pengembangan infrastruktur IT, migrasi server, maupun implementasi disaster recovery.
1. Enterprise Data Center
Enterprise Data Center dimiliki dan dikelola langsung oleh perusahaan. Seluruh server, storage, UPS, cooling, dan jaringan berada di bawah kendali internal organisasi. Jenis ini umum digunakan oleh perusahaan besar, bank, dan institusi pemerintah yang membutuhkan kontrol penuh terhadap data.
2. Colocation Data Center
Pada model colocation, perusahaan menyewa ruang rack atau cage di fasilitas data center pihak ketiga. Penyedia colocation menyediakan listrik, pendingin, keamanan, dan konektivitas, sedangkan perangkat IT tetap dimiliki oleh pelanggan.
3. Hyperscale Data Center
Hyperscale Data Center digunakan oleh penyedia cloud besar seperti AWS, Microsoft Azure, dan Google Cloud. Fasilitas ini memiliki kapasitas sangat besar dengan kebutuhan daya hingga ratusan megawatt dan dirancang untuk melayani jutaan pengguna secara bersamaan.
4. Edge Data Center
Edge Data Center ditempatkan lebih dekat dengan pengguna atau sumber data untuk mengurangi latency. Jenis ini semakin populer karena perkembangan IoT, AI, smart manufacturing, dan aplikasi real-time.
Mana yang Cocok untuk Perusahaan Anda?
Tidak ada satu jenis data center yang cocok untuk semua organisasi. Banyak perusahaan saat ini mengadopsi model hybrid dengan menggabungkan enterprise data center, colocation, dan cloud untuk mendapatkan keseimbangan antara keamanan, performa, dan efisiensi biaya.
Yang paling penting adalah memastikan infrastruktur pendukung seperti UPS, baterai, cooling, dan monitoring mampu menjaga operasional tetap berjalan ketika terjadi gangguan listrik atau sistem.
Sedang merencanakan pembangunan atau upgrade data center? Tim upspower.id siap membantu kebutuhan UPS, baterai, monitoring, dan solusi power protection untuk berbagai tipe data center di Indonesia.
- Published in Berita
Easy UPS Online APC SRV20KRILRK
APC Easy UPS Online SRV20KRILRK: UPS 20kVA untuk Infrastruktur yang Tidak Boleh Mati
Di level enterprise, memilih UPS bukan sekadar soal kapasitas. Ada banyak faktor yang menentukan apakah sebuah unit cocok untuk deployment kamu, mulai dari arsitektur power, kompatibilitas tiga fase, manajemen jarak jauh, sampai fleksibilitas runtime. APC Easy UPS Online SRV20KRILRK menjawab semua itu dalam satu package yang dirancang khusus untuk kebutuhan misi-kritikal.
Overview APC SRV20KRILRK
UPS ini merupakan tipe online double conversion dengan kapasitas 20kVA / 20kW, yang artinya mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap berbagai gangguan listrik seperti:
- listrik padam
- fluktuasi tegangan
- noise listrik
- spike / surge
Teknologi double conversion memastikan beban selalu mendapatkan daya bersih (pure sine wave) tanpa gangguan, karena listrik selalu diproses ulang sebelum disalurkan ke perangkat
Fitur Utama yang Perlu Diketahui
1. Kapasitas Besar untuk Beban Kritis
Dengan daya hingga 20kW, UPS ini cocok untuk:
- server rack skala menengah–besar
- perangkat network core
- sistem produksi / industri
2. Desain Rackmount 9U
Dirancang dalam bentuk rackmount 9U, memudahkan integrasi ke dalam rack server tanpa perlu space tambahan
3. Extended Runtime (Bisa Tambah Battery)
Salah satu keunggulan utama:
- bisa ditambahkan hingga beberapa external battery pack
- runtime bisa disesuaikan kebutuhan
cocok untuk sistem yang butuh backup lebih lama
4. Efisiensi Tinggi (ECO Mode)
UPS ini memiliki efisiensi tinggi hingga sekitar 95% pada kondisi optimal, sehingga:
- lebih hemat listrik
- mengurangi biaya operasional jangka panjang
5. Intelligent Card Slot
Dilengkapi slot untuk:
- network management card
- monitoring via network
- integrasi ke sistem seperti EcoStruxure IT
penting untuk monitoring UPS secara remote
6. LCD Display Informatif
Memudahkan user untuk melihat:
- status UPS
- load
- battery
- alarm
troubleshooting jadi lebih cepat
7. Built-in Bypass (Auto & Manual)
Fitur bypass memastikan:
- beban tetap menyala walaupun UPS mengalami gangguan internal meningkatkan reliability sistem
Cocok Digunakan Untuk Apa?
UPS ini ideal untuk:
- Data center skala kecil–menengah
- Perusahaan dengan server mission-critical
- Manufacturing & automation system
- Rumah sakit & sistem IT kesehatan
- Telekomunikasi
Kenapa Banyak Perusahaan Pilih Seri SRV?
Dari sisi positioning, seri Easy UPS SRV dikenal sebagai:
✔ harga lebih kompetitif dibanding seri enterprise (SRT)
✔ tetap pakai teknologi online double conversion
✔ fleksibel untuk upgrade battery
✔ cocok untuk project dan kebutuhan B2B
APC SRV20KRILRK adalah pilihan tepat untuk perusahaan yang membutuhkan:
- daya besar (20kW)
- proteksi maksimal
- fleksibilitas runtime
- monitoring yang mudah
Dengan kombinasi tersebut, UPS ini bisa menjadi tulang punggung sistem power untuk menjaga operasional tetap berjalan tanpa gangguan.
Butuh UPS 20kVA untuk data center atau project Anda?
Tim kami siap membantu mulai dari sizing, supply, hingga instalasi.
Kunjungi upspower.id sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi GRATIS.
- Published in Berita

