SIGN IN YOUR ACCOUNT TO HAVE ACCESS TO DIFFERENT FEATURES

FORGOT YOUR PASSWORD?

FORGOT YOUR DETAILS?

AAH, WAIT, I REMEMBER NOW!

UPS Power

  • PRODUCT
    • UPS
      • APC Easy UPS
      • Easy UPS 3S
      • Easy UPS 3M
      • Easy UPS 3L
      • Easy UPS 3-Phase Modular
      • Easy UPS 3S Pro
      • APC Back UPS
      • APC Back UPS PRO
      • Smart UPS (Line Interactive)
      • Easy UPS Online
      • SRT & l-ion
      • SMV
      • Galaxy VS
      • Galaxy VL
      • Galaxy VX
      • Galaxy VXL
    • Server Racks and Accessories
      • APC Easy Rack
      • APC NetShelter SX Enclosures
      • APC NetShelter Wall-mount Enclosures
      • APC NetShelter SX Advanced Enclosures
    • Power Distribution
      • Rack Power Distribution
      • Row 3 Phase Power Distribution
      • Room Power Distribution
      • Transfer Switches
    • Data Center Software
      • Monitoring and Control
      • Modeling and Planning
      • Operations
      • Software Services
    • Prefabricated Data Center Modules
      • Cooling Modules
      • Power Modules
      • IT Modules
    • Cooling
      • Room Air Conditioners
      • Air Economizers
      • Close Coupled Air Conditioners
      • Containment and Air Distribution
      • Modular Access Floor
      • Cooling Distribution and Piping
    • Surge Protection and Power Conditioning
      • Surge Protection Devices
      • Voltage Regulators
    • Networking and Cable Solutions
      • Networking Cables and Adapters
    • Data Centers and Server Rooms and Network Closets
      • InfraStruxure for Server Rooms and Network Closets
      • Modular Systems
    • Symmetra
    • Accessories
      • Portable Device Chargers
      • NMC
      • RBC
    • Security And Environmental Monitor
      • Security and Environmental Appliances
      • Sensors / Cameras / Licenses / Accessories
  • Services
    • Install
    • Operate
    • Maintenance
    • Battery Replacement Services
    • Renew
    • Product Based Service
  • About Us
    • Blog
    • Contact Us
  • Promo
EMAIL US!
  • Home
  • Articles posted by Davin Davin
 

Author: Davin Davin

APC Easy UPS 3S Pro E3SP20KHB: UPS 20kVA 3 Phase Handal

Rabu, 19 Agustus 2026 by Davin Davin

Mengapa Memilih APC Easy UPS 3S Pro E3SP20KHB?

Kebutuhan daya pada server room, data center, fasilitas kesehatan, hingga sektor manufaktur terus meningkat. Dalam lingkungan operasional modern, gangguan listrik bukan sekadar masalah perangkat mati. Gangguan tersebut dapat menghentikan seluruh alur kerja bisnis secara instan.

APC Easy UPS 3S Pro E3SP20KHB hadir sebagai jawaban atas tantangan perlindungan daya bagi berbagai beban kritis. Unit ini merupakan UPS berkapasitas 20kVA dengan sistem 3 phase input dan output (3:3). Schneider Electric merancang seri ini agar mudah dipasang, efisien, dan memiliki fleksibilitas tinggi.

Kapasitas 20kVA untuk Beban Kritis

Dengan kapasitas 20kVA dan output power factor 1, APC Easy UPS 3S Pro E3SP20KHB menyediakan daya aktif hingga 20kW. Angka ini memastikan bahwa infrastruktur IT Anda menerima suplai listrik yang stabil dan mumpuni. Perangkat ini sangat ideal untuk perusahaan yang membutuhkan cadangan daya besar dalam satu sistem terintegrasi.

Namun, Anda harus bijak dalam menentukan kapasitas. Sizing UPS tidak boleh hanya terpaku pada angka 20kVA saja. Anda perlu mempertimbangkan beban aktual, rencana ekspansi masa depan, serta target waktu backup. Mengoperasikan unit mendekati 100% kapasitas secara terus-menerus bukanlah praktik yang direkomendasikan untuk jangka panjang.

Keunggulan Sistem 3 Phase Input dan Output

Konfigurasi 3:3 pada APC Easy UPS 3S Pro E3SP20KHB sangat sesuai untuk instalasi dengan sistem distribusi listrik tiga fasa. Integrasi ini membuat UPS berjalan lebih harmonis dengan infrastruktur kelistrikan fasilitas besar. Hasilnya, distribusi beban menjadi lebih seimbang dan efisien di seluruh sistem.

Sebagai pemilik bisnis, pastikan Anda menyesuaikan konfigurasi input-output dengan single-line diagram fasilitas. Perhatikan pula sistem grounding, proteksi upstream, serta downstream agar sistem terlindungi secara menyeluruh. Konsultasi dengan teknisi ahli sangat disarankan sebelum melakukan instalasi skala besar.

Fleksibilitas dengan Konfigurasi Paralel

Salah satu keunggulan utama dari seri Easy UPS 3S Pro adalah dukungannya terhadap konfigurasi paralel. Anda dapat menggabungkan hingga empat unit UPS untuk meningkatkan kapasitas total atau membangun sistem redundansi yang lebih handal. Fitur ini memberikan fleksibilitas bagi perusahaan yang memiliki ambisi untuk terus berkembang.

Dengan arsitektur paralel, tingkat availability sistem akan meningkat drastis. Jika salah satu unit mengalami gangguan, unit lainnya akan tetap mengambil alih beban kritis. Hal ini sangat krusial bagi operasional yang tidak boleh berhenti sedetik pun, seperti data center atau fasilitas kesehatan.

Extended Runtime untuk Operasional Berkelanjutan

APC Easy UPS 3S Pro E3SP20KHB juga mendukung opsi extended runtime. Fitur ini memungkinkan Anda menyesuaikan durasi backup sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan. Ini sangat penting jika Anda membutuhkan waktu tambahan sebelum sumber daya alternatif seperti genset menyala.

Dengan durasi cadangan yang fleksibel, proses shutdown perangkat menjadi lebih aman. Anda tidak perlu khawatir akan terjadi kerusakan data akibat matinya server secara mendadak. Anda memiliki kendali penuh atas durasi perlindungan daya yang disediakan oleh sistem UPS tersebut.

Monitoring Cerdas via EcoStruxure IT

Kemudahan pengelolaan adalah kunci dalam infrastruktur IT modern. APC Easy UPS 3S Pro E3SP20KHB telah terintegrasi dengan ekosistem EcoStruxure IT. Melalui platform ini, organisasi dapat memonitor status daya secara terpusat dan real-time.

Monitoring yang proaktif membantu Anda mendeteksi potensi masalah sebelum terjadi kegagalan sistem. Dengan pengawasan yang konsisten, umur pakai baterai dan efisiensi UPS dapat dioptimalkan. Ini adalah investasi cerdas untuk menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan uptime.

Pentingnya Instalasi dan Maintenance yang Profesional

Memilih APC Easy UPS 3S Pro E3SP20KHB hanyalah langkah pertama. Tahap krusial lainnya adalah instalasi, commissioning, konfigurasi baterai, hingga perawatan rutin (preventive maintenance). Semua tahapan ini harus dilakukan oleh profesional agar UPS beroperasi sesuai spesifikasi desain.

JPower Indonesia hadir untuk melayani kebutuhan pengadaan hingga instalasi unit UPS Anda. Kami berkomitmen memastikan sistem backup daya perusahaan Anda selalu siap menghadapi kondisi darurat. Jangan ambil risiko dengan menyerahkan instalasi pada pihak yang tidak berpengalaman.

Sebagai kesimpulan, APC Easy UPS 3S Pro E3SP20KHB merupakan solusi terbaik bagi perusahaan yang membutuhkan perlindungan daya 20kVA dengan fitur canggih. Pertimbangkan beban aktual, kebutuhan redundansi, dan rencana masa depan agar investasi Anda memberikan hasil optimal.

Upspower Indonesia merupakan bagian dari JPower Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Upspower. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

APC Easy UPS 3S ProData Center SolutionsEcoStruxure ITPerlindungan DayaUPS 20kVAUPS 3 Phase
Read more
  • Published in Berita
No Comments

Berapa Lama UPS Bisa Bertahan Saat Listrik Padam? Cek ini

Rabu, 19 Agustus 2026 by Davin Davin

Memahami Berapa Lama UPS Bisa Bertahan Saat Listrik Padam

Salah satu pertanyaan yang sering muncul ketika perusahaan memilih UPS adalah: berapa lama UPS bisa bertahan saat listrik padam? Banyak orang mengira durasi backup hanya bergantung pada kapasitas VA UPS, seperti 1 kVA, 3 kVA, atau 10 kVA. Namun, kenyataannya jauh lebih kompleks daripada asumsi tersebut.

Lama backup atau runtime UPS sangat dipengaruhi oleh variabel krusial, terutama total beban yang terhubung dan kapasitas baterai. Karena itu, dua unit UPS dengan kapasitas nominal yang sama tidak menjamin waktu backup yang identik. Memahami hal ini sangat vital bagi bisnis Anda.

Bagi perusahaan yang menjalankan server, data center, atau sistem kritikal, Anda perlu memahami konsep runtime. Ini membantu Anda memutuskan apakah UPS hanya sekadar alat bantu shutdown atau harus menopang beban hingga genset menyala.

Apa Itu Runtime UPS Sebenarnya?

Runtime UPS adalah durasi waktu di mana UPS mampu menyuplai daya ke perangkat yang terhubung setelah sumber listrik utama terputus. Sebagai contoh, sebuah unit mungkin memiliki runtime 10 menit pada beban tertentu. Namun, jika Anda menambah perangkat baru, waktu tersebut akan berkurang drastis.

Anda harus melihat runtime berdasarkan beban aktual, bukan sekadar melihat spesifikasi VA. Perangkat elektronik modern memiliki konsumsi daya yang dinamis. Oleh karena itu, perencanaan kapasitas harus memperhitungkan proyeksi pertumbuhan beban di masa depan.

Faktor Utama yang Memengaruhi Runtime UPS

Ada beberapa elemen penting yang menentukan seberapa efisien UPS Anda bekerja saat terjadi pemadaman listrik. Berikut adalah poin-poin yang wajib Anda perhatikan:

1. Total Beban yang Terhubung

Ini adalah faktor paling dominan. Semakin besar daya yang ditarik oleh server, storage, atau firewall, semakin cepat energi baterai terkuras. Sebagai gambaran, UPS dengan beban 30% tentu memberikan durasi lebih panjang daripada UPS yang bekerja pada beban 80%.

2. Kapasitas dan Jumlah Baterai

Kapasitas baterai menjadi penentu utama durasi operasional. Jika kebutuhan backup Anda cukup lama, Anda bisa mempertimbangkan penggunaan external battery pack. Banyak model UPS modern mendukung penambahan baterai tambahan untuk memperpanjang waktu operasional secara signifikan.

3. Kondisi Kesehatan Baterai

Baterai yang sudah berumur akan mengalami degradasi performa. Meskipun UPS secara teori mampu bertahan 15 menit, baterai yang lemah mungkin hanya bertahan kurang dari 5 menit. Lakukan Battery Health Check secara rutin untuk memastikan sistem Anda selalu siap.

4. Pengaruh Suhu Lingkungan

Suhu ruangan yang panas adalah musuh utama baterai. Ruangan server yang tidak memiliki sistem pendingin yang baik akan mempercepat kerusakan kimiawi di dalam baterai. Selalu pastikan suhu ruang UPS berada pada batas ideal yang direkomendasikan pabrikan.

Cara Menentukan Kebutuhan UPS yang Tepat

Sebelum melakukan pembelian, jangan terburu-buru memilih produk berdasarkan harga termurah. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengumpulkan data beban secara akurat. Langkah-langkahnya meliputi:

  • Menginventarisasi jumlah total perangkat.
  • Menghitung konsumsi daya (Watt) masing-masing perangkat.
  • Menentukan durasi target backup time yang dibutuhkan.
  • Memastikan ketersediaan genset di lokasi.

Dengan data ini, engineer Anda dapat menghitung kapasitas UPS yang realistis. Hindari melakukan sizing hanya berdasarkan rating VA semata. Beban aktual dalam Watt dan target durasi adalah kunci utama perencanaan sistem kelistrikan yang andal.

Pentingnya UPS dalam Sistem Data Center

Di dunia data center, pemadaman listrik secara mendadak adalah ancaman serius. Kehilangan daya dapat menyebabkan kegagalan aplikasi, kerusakan data, hingga kerugian finansial yang besar. UPS berperan sebagai jembatan perlindungan yang instan.

Perlu diingat bahwa UPS bukanlah pengganti genset. Dalam infrastruktur yang ideal, keduanya saling melengkapi. UPS memberikan daya instan selama beberapa menit, sementara genset mengambil alih beban setelah beberapa saat. Sinergi ini memastikan kelangsungan bisnis atau business continuity tetap terjaga.

Kesimpulannya, tidak ada satu jawaban pasti untuk pertanyaan mengenai berapa lama UPS bisa bertahan. Semua bergantung pada integrasi antara beban, kapasitas baterai, dan manajemen lingkungan. Dengan perhitungan yang matang sejak awal, Anda dapat menghindari kesalahan investasi dan memastikan infrastruktur IT Anda terlindungi dengan optimal.

Tim engineer kami siap membantu menghitung kebutuhan UPS, kapasitas baterai, dan estimasi runtime berdasarkan beban aktual perangkat Anda. Konsultasikan kebutuhan UPS Anda sekarang dan dapatkan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan.

Upspower Indonesia merupakan bagian dari JPower Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Upspower. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Backup Listrikbaterai upsdata centerinfrastruktur ITPower ManagementRuntime UPS
Read more
  • Published in Berita
No Comments

Downtime Perusahaan: Kerugian yang Sering Diabaikan

Jumat, 10 Juli 2026 by Davin Davin
tumbnail_Downtime_Perusahaan

Di era digital, hampir seluruh aktivitas bisnis bergantung pada sistem teknologi informasi. Server, jaringan, aplikasi bisnis, hingga perangkat produksi membutuhkan pasokan listrik yang stabil agar dapat beroperasi tanpa gangguan.

Ketika terjadi downtime akibat pemadaman listrik atau kegagalan infrastruktur, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh divisi IT, tetapi juga dapat memengaruhi seluruh operasional perusahaan.

Apa Itu Downtime?

Downtime adalah kondisi ketika sistem, server, aplikasi, atau layanan perusahaan tidak dapat digunakan sesuai fungsinya. Penyebabnya dapat berasal dari berbagai faktor, seperti gangguan listrik, kerusakan perangkat, kegagalan jaringan, maupun human error.

Dampak Downtime bagi Perusahaan

1. Produktivitas Menurun

Karyawan tidak dapat mengakses aplikasi maupun data yang dibutuhkan sehingga pekerjaan menjadi terhenti.

2. Kehilangan Pendapatan

Bagi perusahaan yang mengandalkan transaksi digital, setiap menit downtime dapat berarti hilangnya peluang penjualan maupun terganggunya layanan kepada pelanggan.

3. Reputasi Perusahaan Menurun

Gangguan layanan yang sering terjadi dapat menurunkan kepercayaan pelanggan maupun mitra bisnis terhadap kualitas layanan perusahaan.

4. Risiko Kehilangan Data

Pemadaman listrik tanpa perlindungan UPS dapat menyebabkan proses penyimpanan data terhenti secara tiba-tiba sehingga meningkatkan risiko kehilangan data penting.

5. Biaya Pemulihan Lebih Tinggi

Semakin lama downtime berlangsung, semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan untuk proses recovery, lembur tim IT, hingga penggantian perangkat yang mengalami kerusakan.

Bagaimana Cara Mengurangi Risiko Downtime?

Salah satu langkah yang paling efektif adalah menggunakan sistem UPS yang sesuai dengan kapasitas beban serta melakukan preventive maintenance secara berkala. UPS akan memberikan waktu bagi server untuk tetap berjalan ketika listrik padam sehingga proses shutdown dapat dilakukan dengan aman atau operasional tetap berlangsung hingga genset aktif. Selain UPS, perusahaan juga disarankan melakukan pemeriksaan baterai secara rutin agar sistem cadangan daya selalu siap digunakan ketika dibutuhkan.

PT Jespro Network Rent / Jpower.id menyediakan solusi UPS, instalasi, preventive maintenance, penggantian baterai, serta konsultasi untuk membantu menjaga sistem kelistrikan perusahaan tetap andal. Konsultasikan kebutuhan UPS Anda bersama tim engineer kami hari ini.

Business ContinuityDowntime PerusahaanInfrastructure ITPower ProtectionPreventive MaintenanceUPSUPS data centerups onlineUPS Server
Read more
  • Published in Berita
No Comments

7 Dampak Baterai UPS Rusak yang Tidak Boleh Diabaikan

Jumat, 10 Juli 2026 by Davin Davin
tumbnail_7_Dampak_Baterai_UPS

UPS (Uninterruptible Power Supply) berfungsi menjaga suplai listrik tetap tersedia ketika terjadi pemadaman maupun gangguan pada jaringan listrik. Namun, performa sebuah UPS sangat bergantung pada kondisi baterainya. Ketika baterai UPS mulai rusak atau mengalami penurunan kapasitas, kemampuan UPS dalam melindungi perangkat juga ikut menurun. Sayangnya, masih banyak perusahaan yang baru menyadari baterai UPS bermasalah setelah terjadi kegagalan sistem. Padahal, kerusakan baterai dapat memberikan dampak yang cukup besar terhadap operasional bisnis.

1. UPS Tidak Mampu Memberikan Backup Power

Dampak paling umum adalah UPS tidak dapat menyuplai daya ketika listrik padam. Akibatnya server, komputer, perangkat jaringan, maupun sistem produksi akan langsung mati tanpa proses shutdown yang aman.

2. Risiko Kehilangan Data

Pemadaman mendadak dapat menyebabkan file yang sedang diproses menjadi rusak atau hilang. Pada lingkungan server dan database, kondisi ini berpotensi menyebabkan data corruption yang membutuhkan waktu pemulihan lebih lama.

3. Kerusakan Perangkat Elektronik

Selain kehilangan daya, baterai UPS yang sudah tidak stabil juga dapat memengaruhi kualitas suplai listrik sehingga meningkatkan risiko kerusakan pada server, storage, switch, maupun perangkat elektronik lainnya.

4. Downtime Operasional

Gangguan pada UPS sering berujung pada berhentinya aktivitas bisnis. Semakin lama proses pemulihan, semakin besar pula potensi kerugian yang harus ditanggung perusahaan.

5. Alarm UPS Sering Berbunyi

Baterai yang mulai melemah biasanya ditandai dengan alarm “Replace Battery”, runtime yang semakin singkat, atau indikator fault pada panel UPS. Tanda-tanda ini sebaiknya tidak diabaikan karena merupakan peringatan bahwa baterai perlu segera diperiksa.

6. Biaya Perbaikan Semakin Besar

Mengganti baterai jauh lebih murah dibanding harus memperbaiki server atau perangkat jaringan yang mengalami kerusakan akibat kegagalan sistem kelistrikan.

7. Menurunkan Keandalan Infrastruktur IT

UPS merupakan bagian penting dari sistem kelistrikan perusahaan. Jika baterainya tidak dalam kondisi optimal, maka seluruh infrastruktur IT menjadi lebih rentan terhadap gangguan listrik.

Lakukan Pemeriksaan Secara Berkala

Untuk memastikan UPS tetap bekerja optimal, perusahaan sebaiknya melakukan Battery Health Check dan preventive maintenance secara berkala. Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi penurunan performa baterai sebelum terjadi kegagalan yang dapat mengganggu operasional. Kami menyediakan layanan Battery Health Check, penggantian baterai UPS, preventive maintenance, hingga konsultasi pemilihan baterai yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda. Hubungi tim kami sekarang untuk mendapatkan penawaran terbaik.

backup dayabaterai upsbaterai UPS rusakBattery Health CheckBattery ReplacementPenggantian Baterai UPSpentingnya baterai upsPreventive MaintenanceUPSUPS data center
Read more
  • Published in Berita
No Comments

Jenis Data Center yang Perlu Diketahui Tim IT

Jumat, 12 Juni 2026 by Davin Davin
tumbnail_Data_Center

Ketika membahas data center, banyak orang menganggap semua data center memiliki fungsi yang sama. Padahal, terdapat beberapa jenis data center yang dirancang untuk kebutuhan bisnis yang berbeda.

Memahami tipe data center penting bagi perusahaan yang sedang merencanakan pengembangan infrastruktur IT, migrasi server, maupun implementasi disaster recovery.

1. Enterprise Data Center

Enterprise Data Center dimiliki dan dikelola langsung oleh perusahaan. Seluruh server, storage, UPS, cooling, dan jaringan berada di bawah kendali internal organisasi. Jenis ini umum digunakan oleh perusahaan besar, bank, dan institusi pemerintah yang membutuhkan kontrol penuh terhadap data.

2. Colocation Data Center

Pada model colocation, perusahaan menyewa ruang rack atau cage di fasilitas data center pihak ketiga. Penyedia colocation menyediakan listrik, pendingin, keamanan, dan konektivitas, sedangkan perangkat IT tetap dimiliki oleh pelanggan.

3. Hyperscale Data Center

Hyperscale Data Center digunakan oleh penyedia cloud besar seperti AWS, Microsoft Azure, dan Google Cloud. Fasilitas ini memiliki kapasitas sangat besar dengan kebutuhan daya hingga ratusan megawatt dan dirancang untuk melayani jutaan pengguna secara bersamaan.

4. Edge Data Center

Edge Data Center ditempatkan lebih dekat dengan pengguna atau sumber data untuk mengurangi latency. Jenis ini semakin populer karena perkembangan IoT, AI, smart manufacturing, dan aplikasi real-time.

Mana yang Cocok untuk Perusahaan Anda?

Tidak ada satu jenis data center yang cocok untuk semua organisasi. Banyak perusahaan saat ini mengadopsi model hybrid dengan menggabungkan enterprise data center, colocation, dan cloud untuk mendapatkan keseimbangan antara keamanan, performa, dan efisiensi biaya.

Yang paling penting adalah memastikan infrastruktur pendukung seperti UPS, baterai, cooling, dan monitoring mampu menjaga operasional tetap berjalan ketika terjadi gangguan listrik atau sistem.

Sedang merencanakan pembangunan atau upgrade data center? Tim upspower.id siap membantu kebutuhan UPS, baterai, monitoring, dan solusi power protection untuk berbagai tipe data center di Indonesia.

Colocationdata centerData Center InfrastructureEdge Data CenterEnterprise Data CenterHyperscaleUPS data center
Read more
  • Published in Berita
No Comments

Baterai APC SYBT4 untuk UPS Symmetra PX dan Galaxy 3500

Jumat, 12 Juni 2026 by Davin Davin
tumbnail_APC_SYBT4

Dalam sistem UPS kelas enterprise, kualitas baterai memiliki peran yang sama pentingnya dengan UPS itu sendiri. Salah satu modul baterai yang banyak digunakan pada lingkungan data center dan infrastruktur kritikal adalah APC SYBT4.

APC SYBT4 merupakan battery module yang dirancang khusus untuk digunakan pada UPS seri Symmetra PX, Smart-UPS VT, dan Galaxy 3500. Modul ini berisi 4 unit baterai internal yang dirancang untuk mendukung sistem UPS modular dengan kebutuhan daya besar dan tingkat ketersediaan tinggi.

Salah satu keunggulan utama SYBT4 adalah kemudahan penggantian. Pada sistem Symmetra PX, baterai dapat diganti secara modular sehingga proses maintenance menjadi lebih cepat dan meminimalkan downtime. Hal ini sangat penting untuk data center, perbankan, rumah sakit, maupun industri yang tidak dapat menerima gangguan operasional.

Selain itu, penggunaan battery module original membantu memastikan kompatibilitas dengan sistem monitoring UPS. UPS dapat membaca kondisi baterai secara akurat sehingga memudahkan tim IT melakukan preventive maintenance sebelum terjadi kegagalan backup power.

Dalam praktiknya, banyak kegagalan UPS saat listrik padam bukan disebabkan oleh kerusakan UPS, melainkan karena kondisi baterai yang sudah melewati usia pakai. Oleh karena itu, pemeriksaan berkala terhadap modul baterai seperti SYBT4 sangat disarankan.

Untuk lingkungan data center, penggantian baterai biasanya dilakukan berdasarkan hasil battery test dan kondisi aktual baterai, bukan hanya berdasarkan usia. Pendekatan ini membantu menjaga ketersediaan sistem sekaligus mengoptimalkan biaya operasional.

Spesifikasi APC SYBT4

Spesifikasi Detail
Model APC SYBT4
Jenis Battery Module
Kompatibilitas Symmetra PX, Smart-UPS VT, Galaxy 3500
Isi Modul 4 Battery Units
Tegangan Sistem 384 V
Aplikasi Data Center, Enterprise, Industri
Tipe Maintenance Hot-swappable Modular Battery

Data berdasarkan spesifikasi resmi Schneider Electric. Butuh baterai APC SYBT4 original untuk UPS Symmetra PX atau Galaxy 3500? Tim upspower.id siap membantu pengadaan, instalasi, battery replacement, dan preventive maintenance UPS di seluruh Indonesia.

APC Battery ModuleAPC SYBT4Data Center UPSGalaxy 3500Symmetra PXUPS Battery
Read more
  • Published in Berita
No Comments

APC Easy UPS 3S Pro E3SP10KHB: Generasi Terbaru UPS 10kVA 3Phase

Minggu, 10 Mei 2026 by Davin Davin
tumbnail_APC_E3SP10KHB

Kalau kamu sudah familiar dengan lini Easy UPS 3S seri UPS tiga Phase entry-level dari APC yang banyak dipakai di server room skala menengah ada kabar yang perlu kamu ketahui: Schneider Electric baru merilis generasi terbarunya, Easy UPS 3S Pro, dengan part number E3SP10KHB untuk varian 10kVA-nya.

Ini bukan sekadar refresh nama. Ada perbaikan nyata yang didesain untuk menjawab keluhan-keluhan umum pengguna lini 3S generasi sebelumnya (E3SUPS10KHB). Mari kita bahas.

Dulu Ada Apa dengan Easy UPS 3S Biasa?

Easy UPS 3S original sudah solid dari sisi performa dasar: double conversion online, output PF 1.0, efisiensi 96% di double conversion dan 99% di ECO mode, input voltage range lebar, dan opsi parallel untuk kapasitas atau redundansi. Banyak data center kecil di Indonesia yang sudah pakai unit ini dan puas.

Kelemahannya ada di sisi kemudahan pengelolaan dan fleksibilitas konfigurasi. Interface-nya fungsional tapi tidak intuitif untuk teknisi yang baru pertama kali deploy. Opsi komunikasi juga terbatas pada varian dasar.

Yang Berubah di Easy UPS 3S Pro

Schneider Electric memposisikan 3S Pro sebagai upgrade yang berfokus pada tiga hal yang mereka sebut “Easy to install, easy to use, easy to service” dan di versi Pro, ketiganya diperkuat secara konkret.

Interface yang lebih advanced. Varian Pro hadir dengan display yang lebih informatif dan antarmuka konfigurasi yang lebih mudah dinavigasi. Teknisi bisa setup parameter operasional output voltage, frequency range, battery charge rate (programmable 1–26% dari kapasitas) langsung dari panel tanpa harus masuk ke laptop.

Komunikasi dan manajemen yang lebih lengkap. Slot network management card tetap ada, tapi ekosistem integrasinya di versi Pro lebih mature native support untuk EcoStruxure IT, SNMPv3, dan HTTPS monitoring. Dry contact yang configurable (input contact dan output relay) memungkinkan integrasi ke BMS atau sistem EPO gedung dengan lebih mudah.

Input power factor 0.99 di beban >75%. Ini detail yang penting untuk efisiensi sistem secara keseluruhan. THDI (total harmonic distortion input) di bawah 3% untuk full linear load lebih bersih dari generasi sebelumnya, yang berarti lebih aman untuk generator dan panel distribusi upstream.

Overload handling yang lebih robust. 110% selama 60 menit, 125% selama 10 menit, 150% selama 1 menit baik saat online mode maupun saat on-battery. Ini penting untuk environment dengan beban yang tidak selalu predictable, misalnya saat ada batch processing berat atau startup simultan beberapa server.

Spek Utama E3SP10KHB (10kVA 3:3)

Parameter Detail
Kapasitas 10 kVA / 10 kW
Topologi Double Conversion Online (VFI SS 11)
Input 3-phase 400V, 4-wire
Output 3-phase 400V, 4-wire, PF 1.0
Efisiensi (double conversion) Up to 96%
Efisiensi (ECO mode) Up to 99%
Input PF 0.99 at load >75%
THDI <3% (full linear load)
Frekuensi input 40–70 Hz
Bypass Built-in static bypass
Koneksi baterai Internal (untuk varian HB)
Paralel Supported, up to 4 unit
Sertifikasi IEC/EN 62040-3 VFI SS 11

Cocok Dipakai Siapa E3SP10KHB Ini?

Kalau kamu sedang planning server room baru dengan distribusi tiga fase dan belum punya genset atau punya genset tapi butuh UPS yang generator-friendly dengan input range lebar (40–70 Hz) ini adalah unit yang worth dipertimbangkan. Ukurannya kompak untuk kapasitas 10kVA, instalasi relatif straightforward, dan ekosistem support-nya solid karena ini produk Schneider Electric yang globally supported.

Opsi paralel sampai 4 unit juga menarik untuk deployment yang punya growth plan mulai dari satu unit 10kVA, scale up dengan menambahkan unit kedua untuk redundansi tanpa ganti UPS utama.

Bedanya vs Easy UPS 3S Biasa, Apakah Worth Upgrade?

Kalau kamu sudah punya E3SUPS10KHB (varian lama) yang masih dalam kondisi baik, tidak ada urgensi untuk upgrade hanya karena ada versi Pro. Tapi kalau sedang dalam fase pengadaan baru, atau unit lama sudah lebih dari 5 tahun dan baterai perlu diganti pertimbangkan langsung ke 3S Pro daripada beli unit lama yang sudah jelas akan di-phase out secara support lifecycle-nya.

Tertarik dengan E3SP10KHB atau butuh perbandingan dengan varian lain di kelas 10kVA tiga fase? Konsultasi teknis gratis dengan tim JESPRO kami bantu tentukan unit yang paling sesuai dengan kebutuhan aktual, bukan sekadar yang paling terkenal. upspower.id

APC E3SP10KHB IndonesiaAPC Easy UPS 3S ProAPC Schneider terbaruE3SP10KHBEasy UPS 3S Pro spesifikasiperbedaan Easy UPS 3S dan 3S ProUPS 10kVA tiga faseUPS 10kVA towerUPS 3 phase 10kVAUPS data center 10kVAUPS double conversion tiga fase
Read more
  • Published in Berita
No Comments

Sudah Berapa Lama UPS Anda Tidak Dirawat?

Minggu, 10 Mei 2026 by Davin Davin
tumbnail_UPS_Tidak_Dirawat

Banyak orang baru ingat UPS-nya saat listrik mati dan perangkat tetap ikut mati. Padahal UPS sudah ada di sana bertahun-tahun, menyala 24 jam, tidak pernah disentuh, tidak pernah dicek sampai akhirnya tidak bisa diandalkan di momen yang paling krusial.

UPS bukan perangkat yang bisa dibiarkan begitu saja. Dia punya komponen yang aus, baterai yang punya usia pakai, dan indikator kondisi yang sering diabaikan. Kalau kamu bertanggung jawab atas infrastruktur IT di kantor atau server room sekecil apapun artikel ini relevan untuk kamu.

Berapa Lama Baterai UPS Bertahan?

Ini pertanyaan pertama yang harus dijawab. Baterai VRLA (Valve Regulated Lead Acid) yang ada di hampir semua UPS punya usia desain 3–5 tahun dalam kondisi ideal: suhu 20–25°C, charge cycle normal, tidak pernah overdischarge.

Di Indonesia, kondisi idealnya jarang terpenuhi. Server room yang ACnya tidak konsisten, ruangan yang suhunya naik saat malam atau weekend, atau UPS yang sering kerja keras karena PLN di area tersebut sering gangguan  semua ini mempersingkat usia baterai. Baterai yang seharusnya bertahan 4 tahun bisa sudah lemah di tahun ke-2 kalau kondisi operasionalnya buruk.

Tanda-tanda UPS Perlu Dicek atau Diservis

Ini yang paling penting dan sering diabaikan:

Bunyi beep yang berulang. Hampir semua UPS punya kode bunyi. Beep panjang berulang saat kondisi normal (bukan saat listrik mati) biasanya adalah sinyal battery low, battery fault, atau overload. Jangan mute dan lupakan cek artinya di manual.

Lampu indikator battery menyala terus. Ini sinyal UPS tidak bisa mengisi baterai secara normal, atau baterai sudah tidak bisa menerima charge. Keduanya sama seriusnya.

Runtime yang makin pendek. Kalau dulu UPS bisa tahan 10 menit saat mati lampu, sekarang hanya 2–3 menit itu tanda kapasitas baterai sudah turun drastis. Baterai yang degradasinya parah bisa hanya tersisa 20–30% dari kapasitas awalnya meski tampak normal dari luar.

Shutdown otomatis saat beban berat. Kalau UPS tiba-tiba mati saat beberapa server menyala bersamaan, kemungkinan besar baterai atau modul inverter sudah tidak sanggup handle beban yang sebenarnya masih dalam spesifikasi.

Panas berlebih dan bau aneh. Baterai VRLA yang sudah rusak bisa mengeluarkan bau asam samar atau panas yang tidak normal. Ini tidak boleh diabaikan karena baterai yang swell (menggelembung) atau bocor bisa berbahaya.

Jadwal Maintenance yang Harus Diikuti

Ini bukan sesuatu yang perlu ditebak. Schneider Electric sendiri punya rekomendasi jadwal maintenance untuk lini UPS APC mereka:

Setiap 6 bulan: cek kondisi visual baterai, cek koneksi terminal, bersihkan filter udara (kalau ada), cek log alarm, lakukan battery test via software atau panel.

Setiap 1–2 tahun: battery discharge test yang lebih mendalam, cek kondisi kapasitor, verifikasi kalibrasi sensor tegangan dan arus.

Setiap 3–5 tahun: evaluasi penggantian baterai, terlepas dari kondisi visualnya karena kapasitas aktual hanya bisa diukur lewat discharge test, bukan pengecekan visual.

Yang Sering Terjadi di Lapangan

UPS dipasang saat setup awal, tidak pernah disentuh lagi selama 5–7 tahun, sampai akhirnya ada insiden. Server mati saat PLN gangguan, storage berpotensi corrupt, dan baru saat itu semua orang ingat bahwa ada UPS yang belum pernah dicek.

Biaya kerusakan data atau downtime server hampir selalu jauh lebih besar dari biaya battery replacement atau kontrak maintenance tahunan. Ini bukan soal kehati-hatian berlebihan ini kalkulasi bisnis yang sederhana.

Tidak tahu kondisi UPS kamu saat ini? Tim JESPRO bisa bantu assessment kondisi UPS cek usia baterai, kapasitas aktual, dan rekomendasi tindakan. Hubungi kami sebelum UPS kamu yang memberi tahu caranya sendiri. upspower.id

battery UPS lemahcek kondisi UPSjadwal penggantian baterai UPSkapan ganti baterai UPSmaintenance UPSperawatan UPSpreventive maintenance UPSservis upstanda UPS rusakUPS APC IndonesiaUPS beepingUPS tidak menyala
Read more
  • Published in Berita
No Comments

Easy UPS Online APC SRV20KRILRK

Selasa, 14 April 2026 by Davin Davin
tumbnail_APC_SRV20KRILRK

APC Easy UPS Online SRV20KRILRK: UPS 20kVA untuk Infrastruktur yang Tidak Boleh Mati

Di level enterprise, memilih UPS bukan sekadar soal kapasitas. Ada banyak faktor yang menentukan apakah sebuah unit cocok untuk deployment kamu, mulai dari arsitektur power, kompatibilitas tiga fase, manajemen jarak jauh, sampai fleksibilitas runtime. APC Easy UPS Online SRV20KRILRK menjawab semua itu dalam satu package yang dirancang khusus untuk kebutuhan misi-kritikal.

APC Easy UPS On-Line, 20kVA/20kW, Rackmount 9U, 230V, Hard wire 3-wire(1P+N+E) outlet, Intelligent Card Slot, LCD, Extended Runtime, W/ Rail Kit

Overview APC SRV20KRILRK

UPS ini merupakan tipe online double conversion dengan kapasitas 20kVA / 20kW, yang artinya mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap berbagai gangguan listrik seperti:

  • listrik padam
  • fluktuasi tegangan
  • noise listrik
  • spike / surge

Teknologi double conversion memastikan beban selalu mendapatkan daya bersih (pure sine wave) tanpa gangguan, karena listrik selalu diproses ulang sebelum disalurkan ke perangkat

Fitur Utama yang Perlu Diketahui

1. Kapasitas Besar untuk Beban Kritis

Dengan daya hingga 20kW, UPS ini cocok untuk:

  • server rack skala menengah–besar
  • perangkat network core
  • sistem produksi / industri

2. Desain Rackmount 9U

Dirancang dalam bentuk rackmount 9U, memudahkan integrasi ke dalam rack server tanpa perlu space tambahan

3. Extended Runtime (Bisa Tambah Battery)

Salah satu keunggulan utama:

  • bisa ditambahkan hingga beberapa external battery pack
  • runtime bisa disesuaikan kebutuhan

cocok untuk sistem yang butuh backup lebih lama

4. Efisiensi Tinggi (ECO Mode)

UPS ini memiliki efisiensi tinggi hingga sekitar 95% pada kondisi optimal, sehingga:

  • lebih hemat listrik
  • mengurangi biaya operasional jangka panjang

5. Intelligent Card Slot

Dilengkapi slot untuk:

  • network management card
  • monitoring via network
  • integrasi ke sistem seperti EcoStruxure IT

penting untuk monitoring UPS secara remote

6. LCD Display Informatif

Memudahkan user untuk melihat:

  • status UPS
  • load
  • battery
  • alarm

troubleshooting jadi lebih cepat

7. Built-in Bypass (Auto & Manual)

Fitur bypass memastikan:

  • beban tetap menyala walaupun UPS mengalami gangguan internal meningkatkan reliability sistem

 

Cocok Digunakan Untuk Apa?

UPS ini ideal untuk:

  • Data center skala kecil–menengah
  • Perusahaan dengan server mission-critical
  • Manufacturing & automation system
  • Rumah sakit & sistem IT kesehatan
  • Telekomunikasi

Kenapa Banyak Perusahaan Pilih Seri SRV?

Dari sisi positioning, seri Easy UPS SRV dikenal sebagai:

✔ harga lebih kompetitif dibanding seri enterprise (SRT)
✔ tetap pakai teknologi online double conversion
✔ fleksibel untuk upgrade battery
✔ cocok untuk project dan kebutuhan B2B

APC SRV20KRILRK adalah pilihan tepat untuk perusahaan yang membutuhkan:

  • daya besar (20kW)
  • proteksi maksimal
  • fleksibilitas runtime
  • monitoring yang mudah

Dengan kombinasi tersebut, UPS ini bisa menjadi tulang punggung sistem power untuk menjaga operasional tetap berjalan tanpa gangguan.

Butuh UPS 20kVA untuk data center atau project Anda?
Tim kami siap membantu mulai dari sizing, supply, hingga instalasi.

Kunjungi upspower.id sekarang atau hubungi tim kami untuk konsultasi GRATIS.

APC Easy UPSapc indonesiaAPC SRV20KRILRKSRV20KRILRKUPS 20000VAUPS 20kVA rackmountUPS data centerUPS Online Double ConversionUPS three phase
Read more
  • Published in Berita
No Comments

APC SURT8000XLI Sudah Discontinue

Selasa, 14 April 2026 by Davin Davin
tumbnail_APC_SURT8000XLI

APC SURT8000XLI Sudah Discontinue, Ini Waktunya Upgrade ke SRT8KXLI

Kalau kamu masih pakai atau lagi nyari APC Smart-UPS RT 8000VA (SURT8000XLI), ada satu hal yang perlu kamu tahu dulu sebelum lanjut, unit ini sudah resmi discontinue oleh APC by Schneider Electric. Artinya, tidak ada lagi produksi baru, tidak ada jaminan ketersediaan spare part jangka panjang, dan support dari pabrikan pun mulai terbatas.

Artikel ini bukan cuma soal “produk lama vs baru” ini soal keberlangsungan operasional sistem power kamu. Mari kita bahas tuntas.

Apa Itu APC SURT8000XLI dan Kenapa Dulu Populer?

SURT8000XLI adalah bagian dari lini Smart-UPS RT generasi pertama yang punya reputasi solid di industri. Kapasitas 8000VA, form factor rackmount/tower yang fleksibel, dan keandalan yang terbukti di berbagai deployment — mulai dari server room skala menengah sampai data center tier bawah.

Beberapa alasan unit ini banyak dipakai:

  • Output true sine wave — aman untuk beban sensitif seperti server, storage, dan network equipment
  • Fitur Extended Runtime — bisa dipasang XLI battery pack tambahan
  • Management card SNMP-ready — bisa dimonitor via network
  • Build quality yang tahan lama — banyak unit yang masih beroperasi setelah 8-10 tahun

Tapi justru di situ masalahnya. Unit yang sudah “tua” tapi masih jalan seringkali bikin tim IT menunda upgrade  sampai akhirnya ada masalah yang tidak bisa ditunda lagi.

Kenapa SURT8000XLI Sudah Tidak Bisa Diandalkan Lagi?

1. Status Discontinue = Risiko Supply Chain

Begitu APC mengumumkan End of Life (EOL) pada suatu produk, efeknya berlapis:

  • Baterai replacement makin susah dicari di jalur resmi
  • Spare part — terutama modul rectifier dan inverter hanya tersedia dari stok lama
  • Firmware update sudah tidak dirilis
  • Garansi dan dukungan teknis resmi berakhir

2. Efisiensi Kalah Jauh dari Generasi Baru

SURT8000XLI beroperasi di kisaran efisiensi 88-91% pada beban penuh. Bandingkan dengan SRT8KXLI yang bisa mencapai 99% dalam mode High-Efficiency. Di skala operasional 24/7, selisih 8-10% efisiensi itu translasi langsung ke tagihan listrik yang signifikan.

3. Manajemen dan Monitoring Terbatas

Arsitektur manajemen SURT8000XLI didesain satu dekade lalu. Kalau kamu serius soal monitoring — apalagi kalau sudah pakai platform seperti EcoStruxure, Zabbix, atau DCIM tools modern — integrasi dengan SURT8000XLI butuh workaround yang tidak efisien.

Kenalan dengan Penggantinya: APC Smart-UPS SRT 8000VA (SRT8KXLI)

SRT8KXLI adalah jawaban APC untuk kebutuhan 8kVA di era modern. Form factor rackmount 8U, kompatibel dengan ekosistem APC terbaru, dan didesain ulang dari sisi arsitektur power electronics-nya.

Spesifikasi Utama SRT8KXLI

Spesifikasi

SURT8000XLI (Lama)

SRT8KXLI (Baru)

Kapasitas

8000VA / 6400W

8000VA / 8000W

Topologi

Double Conversion Online

Double Conversion Online

Efisiensi Maks

~91%

Up to 99% (Hi-Eff mode)

Output Power Factor

0.8

1.0

Input Voltage Range

160-286V

160-286V

Manajemen

SNMP via add-on card

NMC2 built-in ready

Runtime Extension

XLI Battery Pack

SRT kompatibel batt pack

Status

Discontinue / EOL

Aktif, full support

Yang Berubah Signifikan di SRT8KXLI

  • Output power factor 1.0 — artinya 8000VA = 8000W real power. SURT8000XLI hanya 6400W pada PF 0.8
  • Lithium-ion battery option — tersedia varian dengan baterai Li-ion yang lebih ringan dan usia lebih panjang
  • EcoStruxure ready — native integration dengan platform manajemen Schneider Electric
  • Hot-swappable baterai tanpa shutdown
  • LCD display lebih informatif dengan real-time metrics

Proses Upgrade: Apa yang Perlu Dipersiapkan?

1. Audit Beban Aktual

Sebelum beli unit baru, pastikan kamu tahu actual load dari perangkat yang akan diproteksi. Jangan asumsi — ukur dengan power meter. Bisa jadi kamu perlu kapasitas lebih kecil atau lebih besar dari 8kVA.

2. Cek Kompatibilitas Rack

SRT8KXLI membutuhkan space 8U di rack. Kalau SURT8000XLI kamu dipasang di tower bracket, pastikan ada ruang rack yang tersedia.

3. Transfer Data UPS Configuration

Kalau pakai SNMP/NMC, konfigurasi IP, SNMP community string, dan alert settings perlu di-setup ulang. Bukan hal besar, tapi butuh waktu.

4. Jadwalkan Maintenance Window

Proses replacement UPS butuh downtime atau setidaknya failover ke sumber power alternatif. Jadwalkan di luar jam operasional kritis.

SURT8000XLI adalah unit yang punya rekam jejak bagus, tapi statusnya sebagai produk EOL bukan sesuatu yang bisa diabaikan untuk infrastruktur yang critical. Risiko ketersediaan baterai, keterbatasan support, dan gap efisiensi yang signifikan semuanya mengarah ke satu keputusan yang sama: Upgrade.

SRT8KXLI bukan sekadar pengganti ini generasi berikutnya dengan power factor 1.0, efisiensi tinggi, dan ekosistem manajemen yang jauh lebih matang. Kalau infrastruktur power kamu adalah investasi jangka panjang, mulai rencanakan migrasinya sekarang sebelum unit lama kamu yang memaksa kamu bertindak.

Siap Upgrade dari SURT8000XLI ke SRT8KXLI? Hubungi tim upspower.id untuk konsultasi teknis. Kami bantu hitung kebutuhan aktual, proses migrasi, instalasi maupun maintenance.

SRT8KXLISURT8000XLIUpgrade UPS APCUPS 8000VAUPS APCUPS Online Double Conversion
Read more
  • Published in Berita
No Comments
  • 1
  • 2
  • 3

Recent Posts

  • APC Easy UPS 3S Pro E3SP20KHB: UPS 20kVA 3 Phase Handal

    Mengapa Memilih APC Easy UPS 3S Pro E3SP20KHB? ...
  • Berapa Lama UPS Bisa Bertahan Saat Listrik Padam? Cek ini

    Memahami Berapa Lama UPS Bisa Bertahan Saat Lis...
  • tumbnail_Downtime_Perusahaan

    Downtime Perusahaan: Kerugian yang Sering Diabaikan

    Di era digital, hampir seluruh aktivitas bisnis...
  • tumbnail_7_Dampak_Baterai_UPS

    7 Dampak Baterai UPS Rusak yang Tidak Boleh Diabaikan

    UPS (Uninterruptible Power Supply) berfungsi me...
  • tumbnail_Data_Center

    Jenis Data Center yang Perlu Diketahui Tim IT

    Ketika membahas data center, banyak orang menga...



GET A FREE QUOTE

Please fill this for and we'll get back to you as soon as possible!

NAVIGATION

  • Home
  • Power
  • About Us
  • Cooling
  • Security & Enviromental
  • Contact Us
  • Racks & Accessories
  • Quotations
  • Power Distribution
  • Blog
  • Install
  • Privacy Policy
  • Operate
  • Terms of Conditions
  • Renew
  • Disclaimer
  • Product Based Service

NEWSLETTER SIGNUP

By subscribing to our mailing list you will always be update with the latest news from us.

Offer valid only for new email subscribers. Enter your email address and receive promo your first order.

GET IN TOUCH

(021) 53660861
Email: info@apc-ups.id

SALES & MARKETING APC OFFICIAL PARTNER

PT. iLogo Infralogy
Jl. Kebon Jeruk Raya
Villa Kebon Jeruk Office F1, RT.3/RW.3
Kb. Jeruk - Jakarta Barat, DKI Jakarta 11530

SUPPORT APC OFFICIAL PARTNER

AKR Tower – 9th Floor Jl. Panjang no. 5, Jakarta 11530 Indonesia

Open in Google Maps

UPS Power

© 2020 All rights reserved. By iLogo Infralogy.

TOP