SIGN IN YOUR ACCOUNT TO HAVE ACCESS TO DIFFERENT FEATURES

FORGOT YOUR PASSWORD?

FORGOT YOUR DETAILS?

AAH, WAIT, I REMEMBER NOW!

UPS Power

  • PRODUCT
    • UPS
      • APC Easy UPS
      • Easy UPS 3S
      • Easy UPS 3M
      • Easy UPS 3L
      • Easy UPS 3-Phase Modular
      • Easy UPS 3S Pro
      • APC Back UPS
      • APC Back UPS PRO
      • Smart UPS (Line Interactive)
      • Easy UPS Online
      • SRT & l-ion
      • SMV
      • Galaxy VS
      • Galaxy VL
      • Galaxy VX
      • Galaxy VXL
    • Server Racks and Accessories
      • APC Easy Rack
      • APC NetShelter SX Enclosures
      • APC NetShelter Wall-mount Enclosures
      • APC NetShelter SX Advanced Enclosures
    • Power Distribution
      • Rack Power Distribution
      • Row 3 Phase Power Distribution
      • Room Power Distribution
      • Transfer Switches
    • Data Center Software
      • Monitoring and Control
      • Modeling and Planning
      • Operations
      • Software Services
    • Prefabricated Data Center Modules
      • Cooling Modules
      • Power Modules
      • IT Modules
    • Cooling
      • Room Air Conditioners
      • Air Economizers
      • Close Coupled Air Conditioners
      • Containment and Air Distribution
      • Modular Access Floor
      • Cooling Distribution and Piping
    • Surge Protection and Power Conditioning
      • Surge Protection Devices
      • Voltage Regulators
    • Networking and Cable Solutions
      • Networking Cables and Adapters
    • Data Centers and Server Rooms and Network Closets
      • InfraStruxure for Server Rooms and Network Closets
      • Modular Systems
    • Symmetra
    • Accessories
      • Portable Device Chargers
      • NMC
      • RBC
    • Security And Environmental Monitor
      • Security and Environmental Appliances
      • Sensors / Cameras / Licenses / Accessories
  • Services
    • Install
    • Operate
    • Maintenance
    • Battery Replacement Services
    • Renew
    • Product Based Service
  • About Us
    • Blog
    • Contact Us
  • Promo
EMAIL US!
  • Home
  • Posts tagged "baterai ups"
 

Tag: baterai ups

Berapa Lama UPS Bisa Bertahan Saat Listrik Padam? Cek ini

Rabu, 19 Agustus 2026 by Davin Davin
tumbnail_Berapa_Lama_UPS_Bisa_Bertahan

Memahami Berapa Lama UPS Bisa Bertahan Saat Listrik Padam

Salah satu pertanyaan yang sering muncul ketika perusahaan memilih UPS adalah: berapa lama UPS bisa bertahan saat listrik padam? Banyak orang mengira durasi backup hanya bergantung pada kapasitas VA UPS, seperti 1 kVA, 3 kVA, atau 10 kVA. Namun, kenyataannya jauh lebih kompleks daripada asumsi tersebut.

Lama backup atau runtime UPS sangat dipengaruhi oleh variabel krusial, terutama total beban yang terhubung dan kapasitas baterai. Karena itu, dua unit UPS dengan kapasitas nominal yang sama tidak menjamin waktu backup yang identik. Memahami hal ini sangat vital bagi bisnis Anda.

Bagi perusahaan yang menjalankan server, data center, atau sistem kritikal, Anda perlu memahami konsep runtime. Ini membantu Anda memutuskan apakah UPS hanya sekadar alat bantu shutdown atau harus menopang beban hingga genset menyala.

Apa Itu Runtime UPS Sebenarnya?

Runtime UPS adalah durasi waktu di mana UPS mampu menyuplai daya ke perangkat yang terhubung setelah sumber listrik utama terputus. Sebagai contoh, sebuah unit mungkin memiliki runtime 10 menit pada beban tertentu. Namun, jika Anda menambah perangkat baru, waktu tersebut akan berkurang drastis.

Anda harus melihat runtime berdasarkan beban aktual, bukan sekadar melihat spesifikasi VA. Perangkat elektronik modern memiliki konsumsi daya yang dinamis. Oleh karena itu, perencanaan kapasitas harus memperhitungkan proyeksi pertumbuhan beban di masa depan.

Faktor Utama yang Memengaruhi Runtime UPS

Ada beberapa elemen penting yang menentukan seberapa efisien UPS Anda bekerja saat terjadi pemadaman listrik. Berikut adalah poin-poin yang wajib Anda perhatikan:

1. Total Beban yang Terhubung

Ini adalah faktor paling dominan. Semakin besar daya yang ditarik oleh server, storage, atau firewall, semakin cepat energi baterai terkuras. Sebagai gambaran, UPS dengan beban 30% tentu memberikan durasi lebih panjang daripada UPS yang bekerja pada beban 80%.

2. Kapasitas dan Jumlah Baterai

Kapasitas baterai menjadi penentu utama durasi operasional. Jika kebutuhan backup Anda cukup lama, Anda bisa mempertimbangkan penggunaan external battery pack. Banyak model UPS modern mendukung penambahan baterai tambahan untuk memperpanjang waktu operasional secara signifikan.

3. Kondisi Kesehatan Baterai

Baterai yang sudah berumur akan mengalami degradasi performa. Meskipun UPS secara teori mampu bertahan 15 menit, baterai yang lemah mungkin hanya bertahan kurang dari 5 menit. Lakukan Battery Health Check secara rutin untuk memastikan sistem Anda selalu siap.

4. Pengaruh Suhu Lingkungan

Suhu ruangan yang panas adalah musuh utama baterai. Ruangan server yang tidak memiliki sistem pendingin yang baik akan mempercepat kerusakan kimiawi di dalam baterai. Selalu pastikan suhu ruang UPS berada pada batas ideal yang direkomendasikan pabrikan.

Cara Menentukan Kebutuhan UPS yang Tepat

Sebelum melakukan pembelian, jangan terburu-buru memilih produk berdasarkan harga termurah. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengumpulkan data beban secara akurat. Langkah-langkahnya meliputi:

  • Menginventarisasi jumlah total perangkat.
  • Menghitung konsumsi daya (Watt) masing-masing perangkat.
  • Menentukan durasi target backup time yang dibutuhkan.
  • Memastikan ketersediaan genset di lokasi.

Dengan data ini, engineer Anda dapat menghitung kapasitas UPS yang realistis. Hindari melakukan sizing hanya berdasarkan rating VA semata. Beban aktual dalam Watt dan target durasi adalah kunci utama perencanaan sistem kelistrikan yang andal.

Pentingnya UPS dalam Sistem Data Center

Di dunia data center, pemadaman listrik secara mendadak adalah ancaman serius. Kehilangan daya dapat menyebabkan kegagalan aplikasi, kerusakan data, hingga kerugian finansial yang besar. UPS berperan sebagai jembatan perlindungan yang instan.

Perlu diingat bahwa UPS bukanlah pengganti genset. Dalam infrastruktur yang ideal, keduanya saling melengkapi. UPS memberikan daya instan selama beberapa menit, sementara genset mengambil alih beban setelah beberapa saat. Sinergi ini memastikan kelangsungan bisnis atau business continuity tetap terjaga.

Kesimpulannya, tidak ada satu jawaban pasti untuk pertanyaan mengenai berapa lama UPS bisa bertahan. Semua bergantung pada integrasi antara beban, kapasitas baterai, dan manajemen lingkungan. Dengan perhitungan yang matang sejak awal, Anda dapat menghindari kesalahan investasi dan memastikan infrastruktur IT Anda terlindungi dengan optimal.

Tim engineer kami siap membantu menghitung kebutuhan UPS, kapasitas baterai, dan estimasi runtime berdasarkan beban aktual perangkat Anda. Konsultasikan kebutuhan UPS Anda sekarang dan dapatkan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan.

Upspower Indonesia merupakan bagian dari JPower Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi Upspower. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Backup Listrikbaterai upsdata centerinfrastruktur ITPower ManagementRuntime UPS
Read more
  • Published in Berita
No Comments

7 Dampak Baterai UPS Rusak yang Tidak Boleh Diabaikan

Jumat, 10 Juli 2026 by Davin Davin
tumbnail_7_Dampak_Baterai_UPS

UPS (Uninterruptible Power Supply) berfungsi menjaga suplai listrik tetap tersedia ketika terjadi pemadaman maupun gangguan pada jaringan listrik. Namun, performa sebuah UPS sangat bergantung pada kondisi baterainya. Ketika baterai UPS mulai rusak atau mengalami penurunan kapasitas, kemampuan UPS dalam melindungi perangkat juga ikut menurun. Sayangnya, masih banyak perusahaan yang baru menyadari baterai UPS bermasalah setelah terjadi kegagalan sistem. Padahal, kerusakan baterai dapat memberikan dampak yang cukup besar terhadap operasional bisnis.

1. UPS Tidak Mampu Memberikan Backup Power

Dampak paling umum adalah UPS tidak dapat menyuplai daya ketika listrik padam. Akibatnya server, komputer, perangkat jaringan, maupun sistem produksi akan langsung mati tanpa proses shutdown yang aman.

2. Risiko Kehilangan Data

Pemadaman mendadak dapat menyebabkan file yang sedang diproses menjadi rusak atau hilang. Pada lingkungan server dan database, kondisi ini berpotensi menyebabkan data corruption yang membutuhkan waktu pemulihan lebih lama.

3. Kerusakan Perangkat Elektronik

Selain kehilangan daya, baterai UPS yang sudah tidak stabil juga dapat memengaruhi kualitas suplai listrik sehingga meningkatkan risiko kerusakan pada server, storage, switch, maupun perangkat elektronik lainnya.

4. Downtime Operasional

Gangguan pada UPS sering berujung pada berhentinya aktivitas bisnis. Semakin lama proses pemulihan, semakin besar pula potensi kerugian yang harus ditanggung perusahaan.

5. Alarm UPS Sering Berbunyi

Baterai yang mulai melemah biasanya ditandai dengan alarm “Replace Battery”, runtime yang semakin singkat, atau indikator fault pada panel UPS. Tanda-tanda ini sebaiknya tidak diabaikan karena merupakan peringatan bahwa baterai perlu segera diperiksa.

6. Biaya Perbaikan Semakin Besar

Mengganti baterai jauh lebih murah dibanding harus memperbaiki server atau perangkat jaringan yang mengalami kerusakan akibat kegagalan sistem kelistrikan.

7. Menurunkan Keandalan Infrastruktur IT

UPS merupakan bagian penting dari sistem kelistrikan perusahaan. Jika baterainya tidak dalam kondisi optimal, maka seluruh infrastruktur IT menjadi lebih rentan terhadap gangguan listrik.

Lakukan Pemeriksaan Secara Berkala

Untuk memastikan UPS tetap bekerja optimal, perusahaan sebaiknya melakukan Battery Health Check dan preventive maintenance secara berkala. Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi penurunan performa baterai sebelum terjadi kegagalan yang dapat mengganggu operasional. Kami menyediakan layanan Battery Health Check, penggantian baterai UPS, preventive maintenance, hingga konsultasi pemilihan baterai yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda. Hubungi tim kami sekarang untuk mendapatkan penawaran terbaik.

backup dayabaterai upsbaterai UPS rusakBattery Health CheckBattery ReplacementPenggantian Baterai UPSpentingnya baterai upsPreventive MaintenanceUPSUPS data center
Read more
  • Published in Berita
No Comments

5 Cara Memaksimalkan Baterai UPS

Rabu, 19 Februari 2020 by Cipput
5 cara memaksimalkan baterai UPS

Pernahkah terbesit di pikiranmu: kira-kira berapa lama baterai UPS milik saya berfungsi dengan baik? Yah semuanya tergantung dari pilihan merk UPS, penggunaan dan perawatan yang Anda lakukan. UPS dari APC by Schneider dipastikan memiliki baterai terbaik. Namun, tidak ada baterai yang dapat berfungsi selamanya. Meskipun demikian ada cara agar masa hidup baterai bisa dimaksimalkan. Salah satunya dengan menggunakan UPS atau uninterruptible power supply Anda dengan kondisi yang direkomendasikan sesuai dengan buku manual yang disediakan oleh UPS – APC by Schneider.

Tips Memaksimalkan Baterai UPS

Baterai adalah sumber daya sebuah UPS dan rentan rusak akibat tegangan yang terus menerus diterimanya. Baterai bisa dikategorikan sebagai kondisi layak pakai jika selama satu jam mampu memberikan daya 100%, dengan lama pengisiannya selama 8 jam (ditentukan oleh manufaktur baterai).

Jika UPS sudah digunakan dalam waktu yang lama, biasanya kinerja baterai akan menurun dan membuatnya cepat habis. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada jangka waktu pemakaian baterai saja, tetapi juga dari kinerja UPS tersebut.

Baterai yang mengalami penurunan kinerja umumnya akan kering dan dapat menghambat kinerja UPS, terutama dalam menjalankan fungsinya sebagai stabilizer listrik. Untuk itu sebaiknya diperlukan pengecekan berkala, lalu, segeralah ganti baterai apabila dirasa kinerja UPS dan baterai sudah menurun dari sejak awal pemakaian.

Secara umum, pemaksimalan masa pakai baterai UPS Anda tergantung pada 5 hal. Di antaranya:

  • Penempatan UPS

Sebaiknya Anda memasang UPS di lingkungan suhu yang terkontrol dan dalam batas yang ditentukan. Jangan pasang UPS dekat jendela yang terbuka atau di area yang mengandung uap air, debu, atau uap korosif dalam jumlah besar. Juga, jaga agar lubang ventilasi tetap terbuka agar sirkulasi udara lancar.

  • Suhu ruangan

Kenali kapasitas baterai UPS lalu tempatkan dan sesuaikan dengan kondisi yang memaksimalkan masa pakai hingga dapat menghasilkan kinerja yang optimal. Pada dasarnya, UPS sebaiknya ditempatkan pada suhu ruangan 25° C.  Setiap kenaikan 10° C di atas suhu ruangan akan mengurangi usia baterai hingga 50 persen.

  • Frekuensi penggunaan

Saat instalasi, baterai ada di 100 persen dari kapasitas pengenalnya. Tetapi setiap habis pemakaian (dengan kata lain, setiap kali menggunakan baterai) akan sedikit mengurangi kapasitas relatifnya. Memahami frekuensi penggunaan memungkinkan Anda memperhatikan siklus bersepeda yang tidak normal atau sering sehingga Anda dapat memprediksi umurnya dengan lebih baik. Banyak model UPS yang dapat disesuaikan sehingga Anda dapat mengurangi “gangguan berjalan” yang dapat menghabiskan kapasitas baterai secara tidak perlu.

  • Pemeliharaan

Baterai UPS “bebas pemeliharaan” tidak memerlukan cairan pengganti, tetapi baterai tersebut memang membutuhkan pemeliharaan berkala. Periksa baterai secara visual untuk kebersihan dan singkirkan debu, kotoran, dan lain sebagainya. Baterai yang bocor atau baterai yang menggembung berlebihan harus dibuang dan diganti dengan baru.

  • Penyimpanan Baterai

Untuk menghindari konsekuensi dari kerusakan, banyak pemilik UPS dapat membeli baterai pengganti sebelum dibutuhkan. Pastikan untuk mengisi baterai yang disimpan setiap enam bulan atau mereka akan mengalami kehilangan kapasitas permanen dalam waktu 18 hingga 30 bulan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengelola UPS Anda, apa pun tahapannya dalam UPS LifeCycle, kunjungi https://upspower.id/ atau klik di sini untuk daftar lengkap UPS baru dan opsi produk lainnya dari APC.

Untuk detail lebih lanjut atau jika Anda membutuhkan layanan atau penggantian baterai, hubungi APC Indonesia dan dapatkan UPS terbaik yang sesuai kebutuhan Anda.

apc by schneiderbaterai bekasbaterai rusakbaterai upsdistributor apc di indonesiaUPS APCUPS APC Indonesiaups rusakUPS untuk data center
Read more
  • Published in Berita
No Comments

Recent Posts

  • APC ER7VCM42 Vertical Cable Manager untuk Data Center Rapi

    Mengapa Anda Membutuhkan APC ER7VCM42 untuk Rac...
  • APC AR8136BLK 1U Blanking Panel: Solusi Pendingin Rak

    Pentingnya APC AR8136BLK 1U Blanking Panel untu...
  • APC Easy Rack ER6222 42U: Solusi Rak Server Enterprise

    Pentingnya Infrastruktur Fisik untuk Data Cente...
  • tumbnail_APC_BR1200SI

    APC BR1200SI: UPS 1200VA dengan Output Pure Sine Wave

    Mengapa Memilih APC BR1200SI untuk Kebutuhan Da...
  • tumbnail_BVG2200I-GR

    BVG2200I-GR: UPS 2200VA Terbaik untuk Kantor dan Bisnis

    Mengapa BVG2200I-GR Menjadi Pilihan Tepat untuk...



GET A FREE QUOTE

Please fill this for and we'll get back to you as soon as possible!

NAVIGATION

  • Home
  • Power
  • About Us
  • Cooling
  • Security & Enviromental
  • Contact Us
  • Racks & Accessories
  • Quotations
  • Power Distribution
  • Blog
  • Install
  • Privacy Policy
  • Operate
  • Terms of Conditions
  • Renew
  • Disclaimer
  • Product Based Service

NEWSLETTER SIGNUP

By subscribing to our mailing list you will always be update with the latest news from us.

Offer valid only for new email subscribers. Enter your email address and receive promo your first order.

GET IN TOUCH

(021) 53660861
Email: info@apc-ups.id

SALES & MARKETING APC OFFICIAL PARTNER

PT. iLogo Infralogy
Jl. Kebon Jeruk Raya
Villa Kebon Jeruk Office F1, RT.3/RW.3
Kb. Jeruk - Jakarta Barat, DKI Jakarta 11530

SUPPORT APC OFFICIAL PARTNER

AKR Tower – 9th Floor Jl. Panjang no. 5, Jakarta 11530 Indonesia

Open in Google Maps

UPS Power

© 2020 All rights reserved. By iLogo Infralogy.

TOP